LPKSM JIHAT Soroti Kegiatan di Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Riau

Foto Investigasi Mabes
LPKSM JIHAT Soroti Kegiatan di Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Riau
LPKSM JIHAT Soroti Kegiatan di Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Riau

Investigasimabes.com l Pekanbaru -- Dari beberapa proyek atau kegiatan tersebut pada Plang proyek atau Kegiatannya sepertinya tidak ada acuan / konsep yang baku alias amburadul.Sebagai contoh,  ada plang proyek yang tidak  memakai atau menuliskan waktu pelaksanaan, ada yang dibuat tapi tulisannya berbunyi jangka waktu pelaksana, yang isinya hanya tulisan angka tidak jelas pengertian angka itu apakah hari kalender atau hari kerja.

Dikatakan Efialdi,  hal yang lazim dijumpai di lapangan itu berbunyi waktu pelaksanaan adalah sekian hari kalender bukan kosong saja dibelakang angka itu. Ini harus menjadi  perhatian bagi pejabat PPTK maupun PPK dalam menyusun dokumen lelang atau dokumen kontrak.SDM daripada aparatur ini perlu untuk dibenahi, kalau tidak masyarakat akan menjadi bingung mana yang benar dan mana pedoman yang harus diikuti apalagi Kegiatan ini bersumber dari APBD maka harus jelas dan transparan. Di lapangan juga sulit dijumpai gambar bestek sebagai pedoman untuk melaksanakan kegiatan tersebut, ini perlu untuk dikonfirmasikan kepada Kepala Bidang atau pejabat yang berwenang.

Sebagai contoh Pekerjaan pembangunan /peningkatan drainase  lingkungan permukiman Jalan teladan Kel. Simpang Baru 2 Kecamatan  Bina Widya Kota Pekanbaru yang dikerjakan oleh CV. Anugrah dengan Nomor Kontrak 659/PUPRPKPP/PKP/SPK-FISIK-PKU/30 Tanggal 9 Maret 2023.Pekerjaan ini diduga asal-asalan karena dilihat dari pekerjaan di lapangan, ketika ditanya salah seorang kepala tukang apakah bapak memegang gambar bestek untuk di lapangan ini, jawabnya ada, namun ketika diminta untuk memperlihatkannya beliau bilang tinggal di mobil, ketika ditanya mana mobilnya beliau jawab dirumah.  Jadi kalau ada masyarakat yang ingin mengetahui gambar pekerjaan drainase tersebut tidak bisa melihat seperti apa konstruksinya sehingga masyarakat sulit untuk memberikan masukan apakah pekerjaan sudah sesuai dengan spek yang ada.

Dari pantauan Efialdi dilapangan, setelah selesai pekerjaan galian tanah, lumpur mungkin masih ada dan tidak disedot atau dikuras namun pekerjaan sudah dilakukan pengecoran. Tidak dikuras lumpurnya dan  beberapa hari  tidak dimonitor pekerjaan sudah tercor dan pada saat pemasangan pekerjaan pembesian Sengkang itu terlihat besinya hanya ditaruh saja, tidak ada pakai Kait Standarnya, apakah ini sudah sesuai dengan gambar tentu perlu untuk di konfirmasi kepada PPK atau PPTK.

Seperti apa gambar pelaksanaan Sebenarnya biar masyarakat tidak bertanya-tanya karena ini menggunakan anggaran dari APBD apalagi pekerjaan sudah hampir habis kontrak  waktu pelaksanaannya sementara kontraktor tidak bisa menyiapkan pekerjaan tersebut, apa sanksi yang diberikan oleh PPTK maupun PPK.Ketika Media ini coba untuk melakukan konfirmasi terkait Pekerjaan pembangunan /peningkatan drainase  lingkungan permukiman Jalan teladan Kel. Simpang Baru 2 Kecamatan  Bina Widya Kota Pekanbaru dengan Nomor Kontrak : 659/PUPRPKPP/PKP/SPK-FISIK-PKU/30 Tanggal 9 Maret 2023 Jika mengacu pada plang nama kegiatan kontrak tersebut sudah habis waktu pelaksanaannya pada tanggal 7 Mei 2023 kemarin. Sementara pekerjaan dilapangan belum juga selesai.

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Provinsi Riau Khairul  Rizal.ST,M.Si ketika didatangi ke kantornya tidak berada di tempat, menurut staff beliau bapak lagi mengikuti Diklat, dan ketika dikirimkan pesan melalui nomor WhatsApp nya tidak mendapat jawaban. Sementara PPK yang diduga bernama Pak Ahmad juga belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini turunkan karena sudah berapa kali dijumpai ke kantornya selalu tidak ada dan beberapa staf yang ditanya Apakah ada mempunyai nomor Pak Ahmad juga tidak ada yang mengetahui.(Red)

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini