Partai Hanura dan DPRD Sidoarjo Beri Saran Untuk Atasi Polemik Pengelolaan Parkir

Foto Investigasi Mabes
Partai Hanura dan DPRD Sidoarjo Beri Saran Untuk Atasi Polemik Pengelolaan Parkir
Partai Hanura dan DPRD Sidoarjo Beri Saran Untuk Atasi Polemik Pengelolaan Parkir

InvestigasiMabes.com l Sidoarjo -- Sekretaris DPC Hanura Sidoarjo, Samsul Hadi mendukung upaya Pemkab Sidoarjo untuk membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Parkir sebagai solusi terbaik mengatasi silang sengkarut pengelolaan parkir di kota delta.“Harus disegerakan proses pembentukannya supaya bisa bersiap lebih awal untuk membuat konsep dan rencana tindak pengelolaan parkir, khususnya di tepi jalan dan lokasi khusus seperti GOR Gelora Delta Sidoarjo serta pasar-pasar,” katanya saat ditemui di kantornya, Jumat (16/06/2023) pagi tadi.

Menurutnya sektor ini punya skala prioritas tinggi untuk segera ditangani secara komprehensif mengingat sejak 2019 lalu hingga tahun ini, pundi-pundi pendapatan Pemkab Sidoarjo dari retribusi parkir terus menerus bocor.“Setahu saya, tahun 2022 sampai saat ini setoran dari PT ISS (Indonesia Sarana Service-red) juga belum masuk ke kas daerah karena masih bersengketa hukum di PTUN,” tambah politisi yang akan bertarung di Dapil Sidoarjo 1 dalam Pilkada 2024 untuk merebut kursi di DPRD Sidoarjo itu.

Bukan hanya itu, sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkab Sidoarjo melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejari setempat juga sudah melayangkan gugatan perdata pada perusahaan yang menjadi mitra kerjanya tersebut ke PN Sidoarjo.Lebih lanjut Samsul mengatakan, terlepas dari proses hukum yang saat ini tengah berjalan tersebut, Pemkab Sidoarjo harus menyiapkan lembaga khusus untuk mengambil alih kewenangan pengelolaan parkir tersebut.

Dengan begitu, Pemkab Sidoarjo bisa memberikan layanan yang berkualitas prima pada warga kota delta sekaligus bisa memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) yang optimal dari pos retribusi parkir untuk menggemukkan APBD. (Red).

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini