Warga Desa Jape Tuntut Kades Terkait Pengelolaan Limbah Pabrik PT Handal Sukses Karya

Foto Investigasi Mabes
Warga Desa Jape Tuntut Kades Terkait Pengelolaan Limbah Pabrik PT Handal Sukses Karya
Warga Desa Jape Tuntut Kades Terkait Pengelolaan Limbah Pabrik PT Handal Sukses Karya

InvestigasiMabes.com l Rembang -- Pada pemberitaan sebelumnya kades diduga tidak mampu memberikan solusi terkait keberlangsungan warung warga yang sepi akibat managemen pabrik yang melarang karyawan makan diluar, dan patut diduga juga terjadi monopoli didalam pengelolaan kantin yang kabar burungnya dikuasai oleh salah seorang keluarga orang nomor satu di Rembang.Kepada media ini kades saat dijumpai disalah satu warung kopi. Mengutip pertemuan antara awak media dan Tasripin selalu kepala Desa Jape, Kecamatan Pancur pada tanggal 27 September 2023. Tasripin selalu Kades menerima pengelolaan limbah dari PT handal sukses karya yang berada di Desa Jape, Kecamatan Pancur. Kabupaten Rembang.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala Desa sendiri, yang mengakui bahwa, beliaulah yang selama ini mengelola limbah pabrik yang masih ada di wilayah Desa Jape sendiri. Dengan dasar sang Kades mengakui bahwa dialah yang berjuang untuk lahan, sebelum pabrik tersebut di dirikan hingga pabrik tersebut berdiri sampai saat ini" Ungkap sang kepala desa kepada awak media, ketika sang kepala desa mengajak ketemuan di warung kopi Tireman Rembang."Sang kepala desa pun mengakui bahwa hasil limbah mendapatkan perincian sebagai berikut. : 1 hari limbah terdiri dari plastik, kardus. Yang rata rata kalo di hitung setiap bulanya berkisar Rp. 15.000.000,-. Belum serbuk ( serbuk entah apa kita tidak tau) yang di ambil 2 bulan sekali,sekitar 2 ton yang per kilo nya Rp 12.000,-.di samping itu kepala desa pun menurut warga hampir tidak pernah berbagi sedikit hasil dari kegiatan limbah yang di kelola oleh bapak kepala desa tersebut.

Ungkap salah satu warga ketika di tanya oleh salah satu awak media. " Mas apakah dari warga menerima hasil dari pengelolaan limbah pabrik yang di berikan gratis ke kepala desa? Salah satu warga menjawab, " Nerima apa mas, setahu kita limbah di kelola oleh bapak lurah dan kita sebagai masyrakat setidak nya belum pernah adanya pembagian sedikit sembako dari hasil limbah pabrik tersebut. Sela. a pabrik ini berdiri.Di kutip informasi dari beberapa warga bahwa, warga dan aktifis masyarakat akan melakukan unjuk rasa ke kepala desa yang bersifat teratur dan musyawarah dengan baik, yang di harap agar dampak dari pembangunan pabrik tersebut dapat mensejahterakan perekonomian warga di sekitar.(Red).

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini