InvestigasiMabes.com l Balikpapan -- Pada hari Selasa, 2 November 2023 Pukul 13.00 Wita bertempa di De Bandar Resto. Jl. Jend. Sudirman, Komplek Ruko Bandar, No. 24 RT 09, Kel. Klandasan Ulu, Kec. Balikpapan Kota dilaksanakan pertemuan antara PT. KPI RU V Balikpapan dengan Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak dalam rangka mediasi terkait rencana aksi Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak ke PT. KPI RU V Balikpapan tanggal 3 November 2023.Hadir dalam kegiatan
*PT. KPI RU V Balikpapan*Area Manager Comm, Rel & CSR RU V, Bpk. Ely Chandra Perangin Angin
Spv. Security, Bpk. AmatSpv. Non Physical Security, Bpk. Asto Pranoto
Jr. Legal Counsel II, Bpk. Royal Amalia.Jr. Officer Comm, Rel & Compliance, Sdr. Kahfi Haqi Arrasyi.
Optimizat & Land Affairs, HediAliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak*
Pembina DPC RKB Balikpapan, M. MarwanLaskar Masyarakat Adat Nusantara Kalimantan Timur DPC Balikpapan, Dians S
Pemuda Pengawal Adat Paser Kalimantan TimurDPC Balikpapan, Rahmansyah (Acong)
Ketua DPC RKB (Remaong Kutai Berjaya Balikpapan), Sukani BayauLembaga Budaya dan Adat Kutai Kota Balikpapan, Rahmad
Ketua DPC Pasak Bakudapati (Persatuan Suku Asli Kalimantan - Banjar - Kutai - Dayak - Paser - Tidung), NurachmanKetua DPC Laung Kuning Banjar Balikpapan, Asmaransyah
Ketua DPC Gardasikat (Pergerakan Pemuda Suku Asli Kalimantan) Balikpapan, ZulkifliPolresta Balikpapan*
Kanit III Sosbud Satintelkam, Iptu Beng SitompulPs. Kasubnit III Polresta Balikpapan, Aipda Iriansyah
Anggota Unit III Sosbud Polresta BalikpapanPenyampaian
Kanit III Sosbud Satintelkam, Iptu Beng Sitompul :*Perlu diketahui bahwa pertemuan ini saya yang gagas karena adanya surat yang dikirim beberapa waktu.
Dalam forum ini silahkan para Ketua - Ketua ormas, apa saja hal - hal yang perlu disampaikan, disini telah hadir manajemen Pertamina RU V, nantinya pertanyaan bisa ditanggapi langsung oleh manajemen pertaminaHarapan kita semua semoga dalam pertemuan hari ini mendapatkan hasil dan solusi yang terbaik.
Sebelumnya disini perlu saya tekankan kepada Ketua - Ketua Ormas bahwa pihak Kepolisian tidak ada memberikan izin untuk pemasangan spanduk di lapangan merdeka.Sekjen Pasak Bakudapati, Agus Bcr :*
Terima kasih kepada Kanit III Sosbud yang responnya sangat cepat, begitu kami masukkan surat aksi langsung ditanggapi, kami sangat apresiasi hal tersebut dan semoga kedepan sinergi kita tetap berjalan dan Kepolisian tetap sebagai garda terdepan penegak keadilan.Dasar dan tolak ukur dari tujuh ormas yg tergabung mengajukan surat aksi
Kami memberitahukan surat Resmi ke Polres untuk pemasangan spanduk, pada saat pemasangan spanduk sempat ada argumentasi tapi tetap kami pasang.Selanjutnya tanpa ada pemberitahuan kepada kami, spanduk yang kami pasang di lapangan merdeka tersebut dibongkar dan menjadi viral.
karena di spanduk tersebut ada logo 7 ormas maka kami menyatakan sikap bahwa ada pelecehan karena menurunkan atribut tanpa adanya pemberitahuan.Dasarnya penurunan spanduk tersebut apa, sehingga akhirnya teman teman ormas sepakat untuk melakukan aksi.
Kami juga menginginkan lapangan merdeka itu tetap menjadi fasilitas umum.Pemuda Pengawal Adat Paser Kalimantan Timur DPC Balikpapan, Rahmansyah (Acong) :*
apakah bapak bapaknyang hadir disni sebahai pengambil keputusan pada saat pertemuan ini, jika tidak maka kami balik.Untuk Lapangan merdeka kami kecilnya disitu, saya bicara hak hak wilayah dan dimanakah yang harus kita lestarikan.
Logo yang kami pasang menggunakan Adat soyong, jadi tolong hargailah logo kami.Area Manager Comm, Rel & CSR RU V, Bpk. Ely Chandra Perangin Angin :*
Kami hadir disini mewakili perusahaan dan tidak ada kepentingan pribadi dan kami punya tanggung jawab di masing masing bagian.saya punya otoritasi dalam mengambil keputusan, dan disaat diskusi ini saya akan lihat apakah masuk dalam otoriasisi saya atau bukan.
kami terikat tanggung jawab dan kewajiban salah satunya mengamankan asset yg saat ini ditugaskan negara kepada pertamina.Dan kita lihat keputusan seperti apa namun jika keputusan yang unlimited saya juga akan melihat lagi, karena keputusan unlimited ada di pegang Komisaris.
tidak ada rencana mengubah lapangan merdeka menjadi lapangan private untuk pertamina, namun kita hanya ingin menata kembali lapangan merdekakita kembalikan lagi ke jaman dulu, bahwa lapangan 2 hanya digunakan untuk lapangan upacara, sedangkan kita akan menata dengan lapangan untuk olahraga dan lapangan 1 untuk kuliner.
Ada kelompok yang bersurat kepada kami, kelompok yang berjuang adanya perwali, namun karena ada perwali 2016 maka kita tunduk pada perwali tersebut.Terkait Spanduk, tolong kami buatkan surat untuk pemasangan Spanduk Kembali, dan setelah itu kami pasang spanduk itu kembali, dan kemudian akan diturunkan 1 jam setelahnya oleh teman teman ormas.
sesuai kesepakatan kita dengan walikota yaitu bentuk L untuk berjualan dan kantong parkir samping RSPB dan jalan yang menuju Masjid Istiqomah, dan saya sampaikan lagi bahwa tidak ada penutupan lapangan merdeka untuk keperluan private pertamina, hanya saja kita mengambilkan sesuai yang ada, Lapangan 1 kita ijinkan berjualan sesuai perwali 2015 posisi L,mungkin saat ini ada sudah ada design design untuk lapangan merdeka, dimana nanti ada design masjid tanpa pagar dan akan menjadi satu dengan lapangan merdeka 2.
semua itu bisa berubah terkait 3 poin antara lain Perubahan SK Walikota, Kami terikat Optimalisasi Asset, dan ketiga Melanggar ketentuan merekaKami tidak ada kerjasama dengan pengelolanya, disana ada namanya paguyuban yang dulunya berjuang terkait Surat Walikota 2015.
kami tidak ada niat merendahkan ormas dan ini tidak ada kepentingan pribadi, dan kami tertibkan dengan cara baik baik.Kenapa surat pemasangan spanduk tersebut tidak langsung disampaikan kepada kami, sedangkan kami mendapatkan surat itu dari Instansi lain, mungkin ketua ketua ormas tidak kenal langsung dengan kami, tapi setidaknya ada dari rekan rekan ormas yang kenal langsung dengan yang lain dari kami di Pertamina.
Ketua DPC Pasak Bakudapati (Persatuan Suku Asli Kalimantan - Banjar - Kutai - Dayak - Paser - Tidung), Nurachman :*Disinilah kita telah kehilangan adab, saya hanua bicara sealku ketua ormas, jika ingin diturunkan kabarilah kita.
karena tidak ada ilmu diatas adab, apabila ada pemebeitahuan kelar ini masalahnya.Pembina DPC RKB Balikpapan, M. Marwan :*
Sesuai tadi pembicaraan, apakah pihak pertamina akan membangun sarana olahraga di lapangan Merdeka, apakah akan dibuat seperti suatu tempat, seperti joging track untuk membuat konsep tersebut.kemarin saya ada mendengar ada fasilitas olahraga, dimana lapangan merdeka kebanggan kita, merubah fungsi akhirnya jika dilihat dari kejadian kejadian yang lain nantinya akan berujung menjadi private dan itulah yang kami jaga.
Yang kami tidak ingikan di lapangan merdeka Tidak merubah Fungsi, Tidak menjadi Private, kami dari Adat Kutai, Paser Banjar kami tidak pernah mengganggu pertamina dan proyek proyek pertamina.Nanti kami akan membuat notulen dari hasil kesepakatan pertemuan hari ini.
Dan untuk parkiran jangan sampai nilainya berbeda beda ada yang 5000 rupiah ada yang 10.000 rupiah, begitupun kebersihan harusnya ada retribusi untuk kebersihan, dan jika pertamina tidak ada menerima, pertamina harus tegas disini terhadap pengelolanya karena ini semua merupakan pungli jadinya.Jika kami diberikan ijin untuk mengelola maka kami yang akan bertanggung jawab semuanya, baik dari parkiran maupun keberishan.
Beri kami kesempatan contoh yang didepan mess pantai, bisa kami diberikan tempat untuk kami berjualan sesuai aneka ragam budaya kami, masakan ataupun pernak pernik budaya kami.Kesimpulan Pertemuan
Terkait Pengelolaan Lapangan Merdeka Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak, sepakat jika Lapangan Merdeka ditata agar menjadi lebih baik oleh Pertamina RU V dan tetap diperuntukan sebagai Ruang Publik Masyarakat Kota Balikpapan.Terkait Spanduk Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak yang diturunkan oleh Pertamina RU V, pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak merasa tersinggung, karena terdapat logo ormas yang mereka hormati didalam spanduk itu yang diturunkan tanpa ada pemberitahuan kepada Ketua Ketua Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak.
Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak menginginkan Pihak Pertamina RU V dapat memasang Kembali Spanduk milik Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak dan Ketua Ketua Ormas sepakat nantinya setelah spanduk tersebut terpasang maka dari Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak yang akan menurunkannya sendiri tidak lebih dari 1 Jam setelah Spanduk terpasang.Dari Management PT KPI RU V menginginkan dari Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak dapat terlebih dahulu mengirimkan surat ke PT KPI RU V terkait pemasangan Spanduk kembali milik Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak di Lapangan Merdeka.
Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak sepakat bahwa untuk hasil pertemuan pada hari ini tidak mendapatkan hasil solusi bersama, dan jika nantinya pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak akan mengirimkan surat permohonan pemasangan spanduk ke PT KPI RU V, maka surat tersebut akan di kirimkan rencana pada hari jumat (03 Nov 2023) dengan dikawal oleh Ketua dan Anggota Ormas yang tergabung dalam Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak ke Kantor Besar PT KPI RU V.Sedangkan untuk Rencana Aksi Damai dari Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak sepakat akan mengundur waktu pelaksanaan aksi setelah Kegiatan RI 1 di Kalimantan Timur, kemungkinan Aksi Damai diundur hingga Senin tanggal 06 Nov 2023.
Pada Pukul 15.30 wita, Kegiatan Pertemuan mediasi telah selesai berjalan lancar dan kondusif.Saran dan Pendapat Pelapor
Dengan adanya pemasangan Spanduk larangan berjualan oleh PT KPI RU V di Lapangan Merdeka 1,2 dan 3, telah menimbulkan berbagai isu isu dan persepsi yang ada di Ketua Ketua Ormas yang tergabung dalam Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak.Isu isu yang menjadi sorotan oleh Ketua Ketua Ormas yang tergabung di dalam Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak.
Ruang Publik di Lapangan Merdeka kedepan akan ditutup dan dijadikan sebagai Area Private untuk kepentingan Pertamina.Akan dibangung fasilitas Pertamina di Lapangan Merdeka berupa pembangunan Apartemen.
Lapangan Merdeka tidak ada lagi tempat kuliner untuk warga Masyarakat Kota Balikpapan.Tidak ditemukannya kesepakatan dalam pertemuan mediasi dikarenakan permasalahan Pemasangan Spanduk Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak di Lapangan Merdeka yang kemudian di lepas oleh Pihak PT. KPI RU V tanpa melalui proses pertemuan atau komunikasi.
Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak menginginkan Spanduk mereka kembali dipasang di Lapangan Merdeka, dan setelah dipasang kembali Ketua Ketua Ormas sepakat akan menurunkannya kembali dengan jeda waktu ± 1 jam setelah proses pemasangan spanduk.Pihak PT KPI RU menginginkan dari Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak dapat berkirim surat ke PT. KPI RU V perihal Permohonan pemasangan kembali spanduk Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak di Lapangan Merdeka, dan dilanjutkan dengan pelepasan spanduk yang dilakukan sendiri.oleh Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak.
Atas arahan dari Pertemuan Management PT KPI RU V untuk mencari kemungkinan celah untuk bernegosisasi secara tertutup dengan salah satu koordinator dari Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak terkait permasalahan spanduk milik Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak.Sesuai arahan Spv Non Physical RU V, agar tim segera mengkondisikan dan mengatur agenda pertemuan tertutup serta membuka pembicaraan awal sebelum langkah langkah pembicaraan dilanjutkan oleh Area Man Comrel PT KPI RU V.
Jurnalis (ismail)
Editor : Investigasi Mabes