InvestigasiMabes.com | Jepara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jepara Haizul Maarif menyampaikan imbauan kepada tokoh tokoh agama (toma) dan tokoh masyarakat (tomas) untuk tetap menjaga kondusifitas dan persatuan pasca pemilihan umum (pemilu). Rabu (21/2/2024).
Haizul Maarif atau Gus Haiz panggilan kesehariaannya mengatakan, Undang Undang Dasar 1945 telah menjamin kebebasan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan dan dipilih. Ia mengatakan pemilu bersifat LUBER, langsung, umum, bebas, dan rahasia dengan prinsip JURDIL, jujur dan adil.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri rapat koordinasi dengan Forkopimda dihadiri tokoh agama (Toma) dan tokoh masyarakat (tomas). Ketua DPRD mengatakan pemilu merupakan bagian dari proses demokarasi. Dimana lima tahun sekali diadakan pemilihan umum mulai pilpres, Pileg seperti DPD (Dewan Pimpinan Daerah, DPR RI, DPRD Provinsi, dan yang terakhir adalah Pilkada.
Gus Haiz mengimbau kepada masyarakat Jepara, untuk bersabar menunggu pengumuman secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga hubungan harmonis dalam keluarga dan tetangga, beda pilihan jangan menjadikan sumber perpecahan."Saya selaku ketua DPRD Kabupaten Jepara mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jepara, mari kita saling menghormati siapapun yang terpilih nanti, jangan ada hasutan ataupun narasi narasi yang provokatif agar tercipta iklim kenyamanan setelah pengumuman nanti dan bagi yang pilihannya menang OJO UMUK dan bagi yang pilihannya kalah OJO NGAMUK,” pungkas Gus Haiz.
(Arif M).
Editor : Investigasi Mabes