Investigasimabes.com l Solok --Terkait maraknya kegiatan tambang emas ilegal di wilayah Supayang dan simanau Kecamatan Tigolurah Kabupaten Solok sungguh sangat memprihatinkan.Hal yang paling ditakutkan kini terjadi dilokasi tambang pada hari kamis 19 September sekitar pukul 11 WIB siang, terjadi reruntuhan batu,yang menimpa beberapa orang korban,dari keterangan masyarakat ketiga korban tersebut adalah ibuk-ibuk, yang satu meninggal dunia dan satu lagi patah tulang,satu lagi luka -luka ujar salah seorang warga mengatakan kepada wartawan melalui telpon WhatsApp pada hari Jum'at 20 September.
Iya bang memang ada kejadian dilokasi tambang kecelakaan ujar warga yang tidak mau disebut kan nama nya ini,setelah kita gali beberapa informasi di wilayah kecamatan tigolurah dan Supayang,semua total alat berat yang bekerja di duga lebih kurang dua puluh sembilan yunit dan hal itu sampai sekarang belum ada tindakan tegas dari pihak yang berwajib.Dalam keterangannya Dir krimsus Polda Sumbar menyatakan akan menindak tegas, namun sampai sekarang belum ada tindakan yang serius kita lihat di lapangan.
Dalam musibah ini harusnya Kapolda Sumbar harus bertindak karna ini ilegal yang sudah makan korban jiwa, beberapa tim dan rekan-rekan akan serentak mengangkat berita tersebut untuk segera kegiatan tersebut segera di tindak tegas.Sampai berita ini ditayangkan pihak penambang dan APH belum memberikan tanggapan terkait ini, tim Investigasimabes akan terus mengawal ini sampai menemukan titik terang persoalan.Kami berharap dipenghujung jabatan nya Kapolda bisa menuntaskan dan menutup tambang ilegal yang marak di Ranah minang ini. Ungkap seorang warga. (Red).