Kepala Desa Sawakungbeba Turun Melihat Bedah Rumah Warganya Bersama Kepala Dusun BontomakkioTangga

Kepala Desa Sawakungbeba Turun Melihat Bedah Rumah Warganya Bersama Kepala Dusun BontomakkioTangga
Kepala Desa Sawakungbeba Turun Melihat Bedah Rumah Warganya Bersama Kepala Dusun BontomakkioTangga

Investigasimabes.com l Takalar -- Wujud kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan oleh Kepala Desa Sawakungbeba Kecamatan Galesong urara kabupaten Takalar , INAL FIRMAN ARSYAD,SE turun langsung memimpin kegiatan bedah rumah milik salah satu warga di Dusun BontomakkioTangga Senin 10 Nopember 2025.

Sejak pagi, Kepala Desa Inal Firman Arsyad SE, tampak bersama kepala Dusun dan warganya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program PU, Kabupaten Takalar desa yang bertujuan meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, menegaskan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

“Dalam program beda rumah ini kita jadikan wadah dalam kegiatan PU Takalar. Kami ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan saling membantu masih kuat di desa kita. Ini bukan hanya soal membangun rumah, tapi juga membangun kepedulian,” ujarnya.

Sementara itu, warga setempat menyambut antusias kegiatan tersebut. Mereka merasa bangga dan terharu melihat kepala desanya terjun langsung membantu tanpa ragu.

“Kami sangat terharu melihat Pak Kades Sawakungbeba ikut bekerja keras bersama warga. Ini memotivasi kami untuk terus menjaga semangat gotong royong,” ungkap kepala Dusun BontomakkioTannga Muh Yusup dan salah satu masyarakat.

Program bedah rumah ini akan berlangsung beberapa hari ke depan hingga rumah warga yang dibantu dapat kembali ditempati dengan layak dan aman.

Langkah yang dilakukan kepala Desa dan kepala Dusun dinilai menjadi teladan bagi para kepala desa lainnya. Kepemimpinannya yang dekat dengan masyarakat menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.

Lp.Gassing tombong*

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim