Ketua Pemuda Desa Lermatang Angkat Bicara, Tegas Tolak Aksi Demo yang Mengatasnamakan Kepentingan Masyarakat

Ketua Pemuda Desa Lermatang Angkat Bicara, Tegas Tolak Aksi Demo yang Mengatasnamakan Kepentingan Masyarakat
Ketua Pemuda Desa Lermatang Angkat Bicara, Tegas Tolak Aksi Demo yang Mengatasnamakan Kepentingan Masyarakat

InvestigasiMabes.com lTanimbar - Ketua Pemuda Desa Lermatang Welem Manuri menyatakan penolakan tegas terhadap berbagai aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), lembaga swadaya masyarakat (LSM), maupun pihak-pihak lain yang dinilai tidak memiliki legitimasi untuk berbicara atas nama masyarakat Desa Lermatang.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa masyarakat, khususnya kalangan pemuda Desa Lermatang, menginginkan situasi yang aman, damai, dan kondusif demi mendukung pembangunan serta kemajuan daerah. Karena itu, segala bentuk aksi yang berpotensi memecah belah persatuan warga tidak dapat dibenarkan.

"Kami menolak dengan tegas setiap aksi demonstrasi yang dilakukan oleh pihak mana pun yang mengatasnamakan masyarakat Desa Lermatang tanpa persetujuan dan keterlibatan kami. Jangan membawa nama rakyat untuk kepentingan kelompok tertentu atau agenda yang tidak mewakili aspirasi masyarakat secara menyeluruh," tegasnya.

Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, hak tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab, tidak menimbulkan keresahan, serta tidak memprovokasi masyarakat dengan informasi yang menyesatkan atau klaim sepihak.

Pemuda Desa Lermatang juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan, mengedepankan dialog, dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Kami mengajak seluruh generasi muda untuk fokus membangun desa, menjaga keamanan, dan mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Perbedaan pandangan harus diselesaikan melalui musyawarah, bukan dengan tindakan yang dapat menimbulkan perpecahan," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa setiap organisasi maupun kelompok masyarakat hendaknya menghormati kedaulatan warga desa dalam menentukan sikap dan tidak menjadikan nama masyarakat sebagai alat legitimasi untuk kepentingan tertentu.

Di akhir pernyataannya, Ketua Pemuda Desa Lermatang meminta seluruh pihak yang mengatasnamakan rakyat agar terlebih dahulu berkoordinasi dan mendengar suara masyarakat secara langsung sebelum menyampaikan tuntutan ataupun melakukan aksi di ruang publik.

"Masyarakat Desa Lermatang mampu menyampaikan sikap dan aspirasinya sendiri. Karena itu, kami meminta agar tidak ada lagi pihak-pihak yang berbicara atau bertindak atas nama kami tanpa mandat yang jelas dari masyarakat," pungkasnya.

(Redaksi)

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim