Ketua Prodi Hukum Fakultas Hukum UNLESA Dukung PSN Blok Masela, Sebut Momentum Strategis untuk Kemajuan Tanimbar

Ketua Prodi Hukum Fakultas Hukum UNLESA Dukung PSN Blok Masela, Sebut Momentum Strategis untuk Kemajuan Tanimbar
Ketua Prodi Hukum Fakultas Hukum UNLESA Dukung PSN Blok Masela, Sebut Momentum Strategis untuk Kemajuan Tanimbar

InvestigasiMabes.coml Tanimbar - Ketua Program Studi Hukum Fakultas Hukum Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA), Dolfries J. Neununy, S.Pd., M.H., menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dolfries, yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Hukum di UNLESA sejak pelantikan pejabat struktural universitas, menilai bahwa pengembangan Blok Masela merupakan salah satu proyek strategis yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dijalankan sesuai dengan ketentuan hukum dan mengedepankan kepentingan masyarakat lokal.

Menurutnya, keberadaan PSN Blok Masela harus dipandang sebagai peluang pembangunan yang dapat mempercepat kemajuan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Namun, ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan proyek wajib mengedepankan prinsip kepastian hukum, transparansi, perlindungan hak-hak masyarakat, serta memperhatikan aspek lingkungan hidup.

"Sebagai akademisi hukum, saya memandang bahwa pembangunan nasional dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat harus berjalan secara seimbang dan apabila seluruh tahapan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan, maka PSN Blok Masela dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanimbar," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan tidak seharusnya dipandang semata-mata sebagai proyek investasi, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui terbukanya kesempatan kerja, peningkatan pendidikan, penguatan ekonomi lokal, dan pengembangan usaha masyarakat.

Dolfries juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi perkembangan proyek secara objektif serta mengedepankan dialog yang konstruktif apabila terdapat perbedaan pandangan karena nenurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tetap menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, ia berharap pemerintah, pelaksana proyek, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus membangun komunikasi yang terbuka sehingga setiap tahapan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Sebagai institusi pendidikan tingpgi, Universitas Lelemuku Saumlaki terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Dalam perspektif akademik, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, dan investor dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.

Di akhir pernyataannya, Dolfries mengajak seluruh masyarakat Tanimbar untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persaudaraan, serta mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan sesuai hukum demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

(RY)

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim