InvestigasiMabes.com | Tidore Kepulauan – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun (Unkhair) terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Generasi Muda Anggota Organisasi Komunitas serta Penyerahan Bantuan Dana Pendukung Pengadaan Sarana Pelayanan Sosial Kemanusiaan yang diselenggarakan di Kantor Kelurahan Cobodoe, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan, pada 29 Juni 2026.
Kegiatan yang mengusung tema "Penguatan Kepemimpinan dan Nilai-nilai Modal Sosial sebagai Upaya Pembinaan Generasi Muda dalam Organisasi Berbasis Komunitas di Kelurahan Cobodoe Kota Tidore Kepulauan" tersebut menjadi bagian dari implementasi nyata peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Tim Pelaksana, Dr. Muhammad Kamal, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, penguatan kepemimpinan dan modal sosial menjadi fondasi penting dalam menciptakan organisasi komunitas yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
"Generasi muda merupakan aset pembangunan. Mereka harus dibekali dengan kemampuan memimpin, bekerja sama, membangun kepercayaan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial agar mampu menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai modal sosial seperti gotong royong, saling percaya, solidaritas, dan partisipasi aktif merupakan kekuatan utama dalam membangun komunitas yang tangguh menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun, yakni Dr. Ahmad Yani, S.E., M.Si., Aswir Hadi, S.E., M.Si., Yuliana Susan Kalengkongan, S.E., M.Si., dan Ruliyanto Syahraen, S.E., M.Si. Selain itu, lima mahasiswa turut dilibatkan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat, yaitu Dhea Ayundira Malik, Irene Mulyawati Deremi, Aisa Fahril, Hardiyanti Soa Mole, dan Asrud Ali.
Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan ilmiah dan partisipatif.
Lurah Cobodoe, Abdul Riwayat Hidi, S.H., menyampaikan apresiasi kepada tim pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun yang telah memilih Kelurahan Cobodoe sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, pembinaan generasi muda merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Organisasi-organisasi komunitas membutuhkan kader-kader muda yang memiliki integritas, kemampuan memimpin, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Khairun yang telah hadir memberikan pelatihan sekaligus bantuan kepada masyarakat. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut karena memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kelurahan Cobodoe," katanya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dana pendukung pengadaan sarana pelayanan sosial kemanusiaan kepada masyarakat Kelurahan Cobodoe. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Bendahara Komunitas PKK Kelurahan Cobodoe sebagai perwakilan penerima manfaat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, pelayanan kemasyarakatan, serta memperkuat kapasitas organisasi komunitas dalam menjalankan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta yang terdiri atas generasi muda anggota organisasi komunitas dan masyarakat Kelurahan Cobodoe mengikuti setiap sesi dengan antusias. Diskusi berlangsung interaktif, membahas berbagai persoalan kepemimpinan, penguatan organisasi, pentingnya komunikasi yang efektif, penyelesaian konflik dalam organisasi, hingga strategi membangun jejaring sosial yang produktif.
Tim pengabdian menilai bahwa organisasi berbasis komunitas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan di tingkat kelurahan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas organisasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab dinamika dan tantangan sosial yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pengabdian yang berbasis kebutuhan masyarakat, hasil penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi pemberdayaan yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim pengabdian, Pemerintah Kelurahan Cobodoe, pengurus organisasi komunitas, serta para peserta sebagai simbol komitmen bersama untuk terus membangun generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan Kota Tidore Kepulauan.
Reporter: Muhammad Hasnin
Editor : RedakturSumber : Team