Pabrik Abon Patin akan dibangun di Desa Telo

Foto Investigasi Mabes
Pabrik Abon Patin akan dibangun di Desa Telo
Pabrik Abon Patin akan dibangun di Desa Telo

InvestigasiMabes.com | Kampar - Pj. Bupati Kampar H. Mhd. Firdaus, SE, MM, melakukan peninjauan lahan untuk pembangunan Pabrik Abon Patin seluas 2 Hektar di Desa Telo Kec. Bangkinang.01/08/2023. 

Rencana ini adalah hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pengusaha Malaysia, yang akan menampung hingga 3000 tenaga kerja. 

Peninjauan ini menjadi langkah tindak lanjut untuk menyusun kajian dan perhitungan yang akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama para petani perikanan. Hadir dalam acara peninjauan tersebut adalah Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Kampar, Suhermi, ST,Mantan Bupati Kampar H. Jefry Noer, tokoh pengusaha Muhammad Amin, S,Ag,MH, Kepala Dinas Perikanan Zulfahmi, Kepala Bagian Ekonomi Zamhur, serta Kepala Bagian Prokopim Setda Kampar Irwan, AR.

Lokasi rencana pembangunan di Desa Telo Kecamatan Bangkinang dipilih karena merupakan bekas lahan penggalian C yang berpotensi menjadi pusat perikanan dengan luasan yang dapat dijadikan kolam. 

Pj Bupati Kampar menyatakan bahwa pembangunan lahan ini harus melalui kajian dan analisa terhadap dampak ekonomi dan multiplier effect bagi masyarakat. Dia berharap bahwa keberadaan pabrik abon patin ini dapat memberikan dampak luas, khususnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.ujarnya. 

Muhammad Firdaus, SE, MM menyatakan bahwa pabrik abon patin ini dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, terutama dalam penyediaan bahan baku dan bahan-bahan lainnya untuk produksi abon, sehingga masyarakat lokal dapat terlibat dalam proses produksi.ujarnya. 

Tidak hanya menjadi sumber lapangan kerja, Pabrik Abon Patin juga berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar pabrik akan memberikan multiplier effect, yaitu meningkatkan kegiatan usaha dan perdagangan di sektor-sektor terkait, seperti transportasi, logistik, dan jasa-jasa pendukung lainnya. 

Pj. Bupati Kampar juga berharap pengelola pabrik abon patin mengutamakan penggunaan bahan lokal dari masyarakat Kabupaten Kampar, sehingga hasil panen ikan patin dapat tersalurkan dan memberikan dampak positif pada perekonomian lokal. 

Dampak positif lainnya adalah peningkatan permintaan akan bahan baku ikan patin dari para petani perikanan setempat. Para petani akan berperan penting dalam menyuplai bahan baku untuk produksi abon patin, yang kemudian akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi mereka. 

Asisten Bidang Ekonomi, Suhermi, menjelaskan tahapan yang dapat dilakukan Pemerintah Daerah dan pengelola Pabrik Abon Patin dimulai dengan rencana Groundbreaking dan membuat fakta integritas untuk memastikan pembangunan pabrik dapat berjalan secara kontinu dan berkelanjutan. 

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini