Ditemukan Dugaan Penyimpangan Pembangunan Rehabiltasi Drainase Bankeu Tahun Anggaran 2023

Foto Investigasi Mabes
Ditemukan Dugaan Penyimpangan Pembangunan Rehabiltasi Drainase Bankeu Tahun Anggaran 2023
Ditemukan Dugaan Penyimpangan Pembangunan Rehabiltasi Drainase Bankeu Tahun Anggaran 2023

InvestigasiMabes.comJepara - Pekerjaan pembangunan rehabilitasi drainase yang bersumber dari Bantuan Keuangan Prov ( Bankeu Prov ) Tahun 2023 diduga sengaja dikerjakan dengan cara dipihak ketigakan ditemukan dugaan penyimpangan tidak sesuai spek dan RAB. Dan tidak ingin disuwakelolakan melamggar pedoman yang ditetapkan, hal ini dilakuakn oleh petinggi Desa Sinanggul Kec. Mlonggo Kab. Jepara Jawa Tengah. 15/08/2023. 

Terkait hal ini diketahui pada saat awak media mendampingi salah satu warga masyarakat CR inisial, yang melakukan pemantauan investigasi dilapangan terkait kegiatan pekerjaan fisik pembangunan rehabilitasi drainase anggaran Bankeu prov lokasi RT 29, 32, yang ada di Desa Sinanggul, Kamus, 10/08/2023 jam 2.25 Wib. 

Menurut keterangan yang didapat dari kepala tukang yang bekerja di lokasi mengatakan pekerjaan tersebut dengan panjang P 280 M x D 0,5 dengan volume lain yang disampaikan namun secara lisan tanpa tulisan.

 Pada saat ditanya terkait gambar acuan yang di pegang oleh Tim Pelaksana Kegiatan ( TPK ) menjawabnya.

 Dugaan adanya tindakan penyimpangan atas pekerjaan pembangunan rahabilitasi drainase dengan tidak sesuai spek dan RAB, terlihat pemasangan podasi batu blondos pasangan dan kedalaman lantai drainase yang sengaja dicuri voleme dan semen matrial dikurangi ingin mengelabui saat drainase selesai dikerjakan.

 Kepada pihak terkait diharapkan agar dapat memeriksa pekerjaan petinggi Desa Sinanggul yang bersumber dari Bantuan Keuangan ( Bankeu Prov tahun Anggaran 2023, sehingga dapat diperbaiki sebelum pekerjaan tersebut selesai. Pembangunan rehabilitasi drainase di RT 29, 32 tersebut diduga ada penyimpangan dan pengurangan semen, terlihat pekerjaan asal jadi.

 Hingga berita ini diterbitkan petinggi Sinanggul Soleh yang coba di hubungi melalui WhatsApp memberikan tanggapan jawaban bahwa saya baru di luar kota mas, magelang zuarah sama petinggi se kec mlonggo, hubungi saja TPK, sebelum awak media menghubungi TPK yang bernama Zubet." kata Soleh.

 Sebelum awak media komunikasi menghubungi TPK tersebut ada sesorang yang mencoba menghubungi melalui watshapp vc memperkenalkan diri nama Koliq Priyadi dari anggota GJL Pati, memintak ketemu awak media investigasimabes.com, hari minggu tanggal 13/08/2023, pertemuan ditolak karena orang tersebut diduga bekengan atau beck - up petinggi Sinanggul Soleh.

 Menurut awak media seorang anggota GJL tersebut tidak ada kewenangan pertanggung jawaban terkait kegiatan pembangunan rahabilitasi drainase lokasi di RT 29, 32 yang ada dugaan penyimpangan dan tidak sesuai pedoman kegiatan yang seharusnya suwakelola akan tetapi dikerjakan pihak ketiga.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini