InvestigasiMabes.com |PEKANBARU -- Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Saran-Kabun, Rohul, Provinsi Riau telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Teknologi Bisnis (ITB) Riau pada Sabtu, (19/8/2023).Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang teknologi dan komunikasi bisnis dan menjadi bukti nyata komitmen Ponpes Darussalam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi dan komunikasi bisnis.
Penandatanganan kerjasama ini dihadiri oleh pimpinan Ponpes Darussalam, yaitu Abuya Haji Alaiddin Aidarus Athory Lc, Wakil Pimpinan Ponpes HM Amal Fathullah Lc MA, serta Jasniman Bakri yang bertanggung jawab atas Pengelolaan Web dan Komunikasi Ponpes.Abuya Alaiddin menyatakan, "Kerjasama ini diharapkan dapat menjadikan para guru dan santri/santriwati tidak hanya memiliki pengetahuan dalam bidang iman dan takwa, tetapi juga keahlian dalam teknologi dan bisnis."ujar Abuya.
Ponpes Darussalam memiliki lahan seluas 35 hektar telah difasilitasi dengan berbagai sarana dan prasarana, termasuk labor, perkebunan, dan perikanan. Kerjasama ini diharapkan memudahkan para santri dalam mengkolaborasikan pengetahuan teknologi dengan ilmu agama, yang merupakan ciri khas Ponpes.Abuya menjelaskan, "Kami ingin mencetak para santri/santriwati agar tidak hanya menguasai pengetahuan agama, tetapi juga memiliki pengetahuan dalam teknologi bisnis untuk menjadi enterpreneur yang memiliki ilmu agama yang kuat."bebernya.Dari pihak ITB Riau, perwakilan yang hadir menyampaikan apresiasi kepada Ponpes Darussalam atas kerjasama ini. Mereka menyatakan bahwa pertemuan ini telah lama direncanakan dan akhirnya terwujud pada kesempatan ini.Ibnu dari ITB Riau menjelaskan, "Pihak kami telah menyiapkan beberapa pembelajaran aplikasi untuk santri/santriwati dan majelis guru di Pondok. Ini akan memudahkan proses pembelajaran, terutama dengan fasilitas labor dan sarana prasarana yang ada."
Kolaborasi antara Ponpes Darussalam dan ITB Riau diharapkan akan memberikan dampak positif yang jauh ke depan dalam mempersiapkan generasi yang berdaya saing di era teknologi ini. (Abd. Malik)
Editor : Investigasi Mabes