InvestigasiMabes.com | Bengkalis - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjadi tuan rumah diskusi publik peningkatan kompetensi masyarakat perdesaan di era digital, yang diselenggarakan Kementerian Kominfo Republik Indonesia, Kamis 24 Agustus 2023, di Desa Kesumbo Ampai Kecamatan Bathin Solapan.
Diskusi publik ini, diikuti 9 kabupaten/kota se-Riau, yang dibuka langsung Menteri Kementerian Kominfo Republik Indonesia Budi Arie Setiadi.
Pada kesempatan itu Bupati Bengkalis Kasmarni berharap dengan adanya diskusi publik tentang peningkatan kompetensi masyarakat perdesaan di era digital ini, dapat membantu masyarakat Kabupaten Bengkalis khususnya di pedesaan memanfaatkan teknologi dengan baik.
"Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kominfo RI, yang telah melakukan acara diskusi publik peningkatan kompetensi bagi masyarakat perdesaan di daerah kami ini. Semoga diskusi publik ini bermanfaat bagi masyarakat perdesaan, dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan teknologi," ujarnya Kasmarni.
Terkait dengan pemanfaatan teknologi di era digital ini, lanjut Kasmarni harus didukung dengan infrastruktur jaringan internet yang baik dan berkualitas, karena hal ini mustahil jika tidak didorong dengan fasilitas jaringan internet yang berkualitas.
Walaupun daerah Kabupaten Bengkalis beranda terdepan negara, justru infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi menjadi permasalahan mendasar saat ini. Karena masih ada lebih kurang 160 titik kawasan yang masih blankspot atau kawasan yang masyarakatnya memang sama sekali tidak dapat menikmati akses teknologi informasi dan komunikasi secara baik.Seperti di Pulau Rupat dan Pulau Bengkalis yang letaknya berhadapan langsung dengan selat malaka, masih ada beberapa desa yang akses tiknya belum dapat dinikmati oleh masyarakat, karena belum adanya infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi. Begitu pula halnya juga masih dirasakan oleh masyarakat yang berada di beberapa desa terisolir lainnya.
Seperti di Desa Melibur Kecamatan Talang Muandau saja contohnya, disana akses TIK nya memang tidak didapatkan sama sekali, justru masyarakatnya berinovasi dengan membuat dan memasang akses TIK secara mandiri dengan memasang antena yang tinggi.
"Alhamdulillah, memang mulai tahun ini ada titik terang bahwa daerah kami akan dibangun lebih kurang 14 titik pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan kamunikasi dari BAKTI Kementerian Kominfo tahun 2024, tentunya kami berharap, kedepannya tidak lagi 14 Pak Menteri, tapi 30 atau 40 titik yang dibangun. Karena jika 14 titik saja yang dibangun, tentunya butuh waktu lebih kurang 10 tahun lebih untuk menuntaskan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di daerah kami ini,"ucap Bupati.
Lebih jauh orang nomor satu Kabupaten Bengkalis katakan, apabila infrastruktur tik ini sudah terpenuhi, maka tugas untuk hilirisasi nya terkait mencetak SDM yang tangguh dan unggul dengan memanfaatkan teknologi, agar masyarakat dapat hidup lebih maju dan sejahtera dapat dilakukan.
Editor : Investigasi Mabes