InvestigasiMabes.com | Madina -- Hujan hampir dua hari dua malam yang melanda Desa Bintungan Bejangkar Baru kecamatan Sinunukan membuat akses di jalan putus total karena air kiriman yang berasal dari batang Bangko begitu cepat meluap dan deras memasuki permukiman warga Desa Bintungan Bejangkar Baru.Padahal jalan dari Bintungan Bejangkar Baru menuju Dusun Banjar Aur 2 baru di rehap timbun dengan sertu kasar bekisar 500 meter Dari sambungan PJ, Kades terdahulu inisial (AW) Baru beberapa minggu di rasai Warga Desa Bintungan Bejangkar Baru dan Dusun Banjar Aur 2,terjadilah banjir bandang dua hari dua malam sehingga timbunan tersebut sebagian Hanyut di bawa banjir
Tinggi nya air yang datang ke permukiman warga hampir se pinggang orang dewasa,Air nya begitu Deras dan sangat cepat memasuki rumah rumah wargaAir mulai surut minggu 24/9/23 warga sebagian sudah bisa beraktifitas seperti biasa sebagian masih memperbaiki rumah yang di masuki air, korban jiwa tidak ada dari penelusuran awak media
Saat awak media datang ke kantor Desa Senin 25/9/23 kebetulan Kades atau PJ yang sekarang, Alwi Joyo Siregar,kebetulan sedang berada di kantor Desa Bintungan Bejangkar Baru dan awak media langsung konfirmasi soal kebanjiran."Beliau"Pj nya, mengatakan di hadapan awak media di ruang tamu beliau,di saat banjir yang besar itu " saya," tetap memantau bersama pak camat Sukiman SE dan sampai dua hari dua malam Stanbay ,"demi untuk menjaga keselamatan Warga, tutur beliau,Dan lebih sedih nya lagi ucap beliau,Baru seminggu selesai penimbunan jalan, yang selama ini di harapkan warga Banjar Aur 2, Sebagian hanyut di bawa banjir,"ya" Namanya alam mana bisa kita Berbuat itu semua mungkin kehendak yang kuasa ucap beliau dengan nada sedih"di hadapan awak media,Dan kata beliau lagi," semua ada dokumentasinya supaya bisa di pertanggung jawabkan apabila di perlukan di kemudian hari tutur beliau sambil menghairi ucapan nya
Setelah berbincang panjang awak media berpamitan kepada Alwi joyo dan izin ingin investigasi di lapangan agar naik nya nanti pemberitaan menjadi fakta dan berimbang (ilman).
Editor : Investigasi Mabes