InvestigasiMabes.com | Pekanbaru - Beberapa Kegiatan/ Proyek yang berada di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ( Perkim ) Kota Pekanbaru diduga pengerjaannya Asal Jadi, dan adanya Issue Kabid PSU bermain.
Proyek yang diduga Asal Jadi itu terlihat pada pekerjaan Drainase di Jalan Gambolo Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, pada bagian Dinding saluran drainase terlihat cooran tidak merata, diduga adukan beton tidak sesuai dengan spesifikasinya, dan ada bagian Dinding yang terlihat Retak.
Kemudian pada pekerjaan Drainase di Jalan Purwodadi dekat Kampus STMIK/AMIK terlihat sebelum dilakukan pengecoran lantai drainase, pekerjaan urugan pasir tidak dikerjakan, dan dilapangan tidak ada konsultan pengawas dan Gambar bestekpun tidak ada, ditambah lagi dengan Papan Nama Kegiatan/Proyek yang tidak terlihat dilokasi kegiatan.
Kemudian ada pula informasi yang berkembang bahwa Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Martin Manoluk, ST bermain dalam pelaksanaan kegiatan/ proyek, dimana informasi yang diperoleh Media Investigasi bahwa apabila Kegiatan/proyek yang diperoleh atau didapat oleh Rekanan seperti paket Semenisasi melalui Kabid PSU (Martin) maka dalam proses pengurusan termynnya akan aman-aman saja, dan apabila Paket Proyek didapat tidak melalui Kabid PSU, maka Rekanan akan Menjerit, artinya begitu Rekanan mengajukan proses termyn maka Kabid PSU akan memerintahkan anggotanya untuk melakukan Pengujian Core Drill dengan cara mereka, dan apabila hasil pengujian/ pengukuran terdapat volume pekerjaan yang kurang maka Rekanan diminta untuk menambah panjang pekerjaan sesuai dengan kekurangan volume.Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Martin Manoluk, ST tidak dapat dikonfirmasi Media Investigasi karena nomor teleponnya tidak aktif, sementara Kepala Seksi Pendataan dan Perencanaan PSU Sandy Syamputra, ST ketika dikonfirmasi terkait siapa nama PPTK kegiatan yang bersangkutan tidak memberikan jawaban.
Kejadian seperti ini hendaknya mendapat perhatian serius dari Penjabat Walikota Pekanbaru Muflihun untuk mengambil langkah tegas. (Ef)
Editor : Investigasi Mabes