InvestigasiMabes.Com -AMBON- Kegiatan Penguatan Karakter Siswa Mandiri Melalui Kreasi Seni (Presisi), membantu guru bekerja secara terstruktur.Yang hadir Dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan » Republik Indonesia.Bapak Ibe Karyanto Untuk Menggelar Kegiatan Kepada Sekolah SD, SMP Dan SMA Selama 4 Bulan, di Kota Ambon
Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Ambon, Wineke Tuhumury, S.Pd kepada InvestigasiMabes.Com di Ambon ,Jumat (1/12/2023).
Menurut Kepsek, para guru tak lagi bekerja sendiri-sendiri namun adanya kolaborasi antar mata pelajaran.Terpenting di sini bukan guru yang menonjol, melainkan para peserta didiknya yang dapat memanfaatkan sumber daya disekitar mereka agar dapat menjadi sumber belajar juga,"ujarnya.
Lanjut kepalah Sekolah, Kalau di sekolah SMP Negeri 10 Ambon, Ada 4.Kelompok Pertama. Anak- Anak Melakukan Sosialisasi mengenai bahaya Merokok, Kemudian Yang Kedua Mengenai Kelompok Baca Anak-Anak Dapat Meningkatkan Daya Minat Baca Lewat Fasilitas Yang di Sediakan,Kemudian yang Ke 3 Kelompok Meneliti Anak- Anak Dapat meneliti Karena di tempat Ini namanya Kayu putih Sehingga Anak-anak Bisa Meneliti apakah di situ terdapat pohon Kayuputi yang kemudian Bisa di olah menjadi minyak Kayu puti.menurut Kepalah Sekolah , ini bisa menjadi bekal pembelajaran di masa mendatang.Kita berharap bahwa berbagai kemampuan yang dimiliki anak-anak dapat menciptakan kecerdasan secara mandiri, dan bisa menjadi kepribadian yang kuat untuk melanjutkan studi ke SMA ,"katanya.Kegiatan Presisi diharapkan para siswa dapat berpikir satu langkah ke depannya.
Harus dipacuh terus,lantaran ini bisa membantu mereka untuk tahu bila ingin bersekolah di SMA Atau SMK jurusan apa Ini musti sudah harus ada strategi,"ujarnya.Sementara itu, tugas bapak ibu guru di saat ini hanya sebagai pengarah untuk bimbingan karier anak.
Itu fungsinya Guru Bimbingan Konseling yang mengarahkan dan saling berkoordinir atas apa saja, kemauan anak-anak saat ini minatnya di mana. Tutupnya.(A)
Editor : Investigasi Mabes