Kunjungan Kerja Jaksa Agung RI ke Kejaksaan Tinggi Riau

Foto Investigasi Mabes
Kunjungan Kerja Jaksa Agung RI ke Kejaksaan Tinggi Riau
Kunjungan Kerja Jaksa Agung RI ke Kejaksaan Tinggi Riau

InvestigasiMabes.com | Pekanbaru -  Kasi Penkum Kejati Riau Bambang Heripurwanto, SH., MH dalam siaran persnya pada hari Rabu Tanggal 6 Desember 2023 sekira pukul 12.30 Wib, Bertempat di Kejaksaan Tinggi Riau, mengatakan bahwa Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin melakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Tinggi Riau. 

Kedatangan Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin didampingi oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia Ketut Sumedana, Asisten Umum Jaksa Agung Republik Indonesia Herry Hermanus Horo, Asisten Khusus Jaksa Agung Republik Indonesia Sri Kuncoro disambut oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Akmal Abbas, S.H., M.H dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Hendrizal Husin, SH., MH beserta para Asisten pada Kejaksaan Tinggi Riau dan Pegawai di Lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau. 

Adapun kedatangan Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin ke Kejaksaan Tinggi Riau dalam rangka kunjungan kerja sekaligus peninjauan SDM dan sarana prasarana di Kejaksaan Tinggi Riau. 

Setelah monitoring sarana dan prasarana yang ada di Kejaksaan Tinggi Riau, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin 

Dalam pengarahannya Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin menyoroti tentang tingkat kepercayaan publik, Intelijen Yustisial, penanganan perkara terkait pengelolaan dana desa dan kedudukan Kejaksaan dalam Sentra Gakkumdu. 

Hal pertama yang menjadi fokus utama Jaksa Agung dalam pengarahannya yakni mengenai survei tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan. Saat ini, pasca pemberitaan negatif yang menyerang, Kejaksaan mengalami penurunan dalam tingkat kepercayaan publik. 

Oleh karena itu, Jaksa Agung mengajak para jajaran untuk melakukan introspeksi agar dapat diketahui kelemahan ataupun kekurangan dalam melaksanakan tugas, sehingga nantinya dapat mengembalikan tingkat kepercayaan publik secara optimal melebihi capaian tertinggi yang pernah diperoleh yaitu 81,2%. 

“Mempertahankan sesuatu yang telah berhasil dicapai memang jauh lebih sulit daripada sekedar meraih karena untuk mempertahankan capaian diperlukan konsistensi dan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran,” ujar Jaksa Agung. 

Kemudian, Jaksa Agung meminta agar para jajaran melakukan mitigasi terhadap potensi-potensi munculnya pemberitaan negatif dan segera melakukan klarifikasi sebelum penyebaran berita negatif tersebut semakin meluas. 

“Tingkatkan terus jiwa korsa, rapatkan barisan, dan tetap fokus menyelesaikan semua tugas dan kewajiban dengan penuh dedikasi dan integritas. Buktikan dengan kinerja yang baik biar masyarakat yang menilai!” imbuh Jaksa Agung. 

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini