Bangunan Terbengkalai Pasar Cik Puan jadi Tempat Pembuangan Sampah

Foto Investigasi Mabes
Bangunan Terbengkalai Pasar Cik Puan jadi Tempat Pembuangan Sampah
Bangunan Terbengkalai Pasar Cik Puan jadi Tempat Pembuangan Sampah

InvestigasiMabes.com | Pekanbaru -  Bangunan Terbengkalai Pasar Cik Puan atau yang biasa disebut Pasar Loket dijadikan Tempat Pembuangan Sampah, dan ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Sampah tersebut menumpuk di berbagai tempat bagian belakang. 

Dari informasi masyarakat yang ada dilokasi ketika ditanya Media Investigasi pada hari Selasa tanggal 2 Januari 2024, mengatakan bahwa sampah ini dibuang oleh mobil-mobil kecil seperti L300, menurutnya dibuangnya sampah disini karena Gaji mereka belum dibayar, menurut sumber itu, Gaji mereka sudah 3 bulan belum diterima, namun dibayar dulu 1 bulan, orang mau makan pakai apa ? Katanya, gaji orang itu tidak besar seperti orang kantoran, namun sudah 3 bulan belum diterima cuma dibayar 1 bulan apa yang dapat dibelikan dengan uang itu, belum lagi hutang diwarung, apa nggak dibayar? Cetusnya. 

Menurut masyarakat, aroma dan bau tidak sedap sudah mulai tercium saat masyarakat dan pengendara melintas bahkan tercium sampai didekat kantor Koramil itu katanya. Mereka mulai tidak nyaman dengan aroma busuk yang selalu keluar dari balik tumpukan sampah itu. Mereka berharap pemerintah sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan sampah yang ada saat ini, agar kenyamanan dan kesehatan masyarakat tidak terganggu. 

Camat Sukajadi Kota Pekanbaru Desheriyanto, S.STP, M.Si ketika didatangi kekantornya untuk melakukan konfirmasi sedang tidak berada di tempat, menurut staffnya bapak lagi ke Tenayan Raya (Perkantoran Pemko) belum pulang sampai saat ini (13.58 WIB). 

Plt Kepala Dinas LHK Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut ketika dikonfirmasi melalui nomor WhatsAppnya terkait menumpuknya sampah dibangunan Pasar Loket itu tidak memberikan jawaban, sang Kadis hanya mengirimkan nomor kontak Sekretaris DLHK. 

Sementara Sekretaris DLHK Kota Pekanbaru Reza Pahlevi ketika dikirimkan pesan singkat masalah sampah tersebut, hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban. (Ef)

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini