Oknum Aparat Inisial MD Diduga Jadi Backing Aktivitas Peti Di Bantaran Sungai Batang Gadis Kotanopan

Foto Investigasi Mabes
Oknum Aparat Inisial MD Diduga Jadi Backing Aktivitas Peti Di Bantaran Sungai Batang Gadis Kotanopan
Oknum Aparat Inisial MD Diduga Jadi Backing Aktivitas Peti Di Bantaran Sungai Batang Gadis Kotanopan

InvestigasiMabes.com | Madina - Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih ( LMP) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Andrez Sumarlin Nasution mengatakan dari hasil investigasi serta Penelusuran di lapangan kian Maraknya Aktivitas Tambang Ilegal di Pinggiran Sungai Batang Gadis,Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal, diduga di bekckingi oleh oknum Aparat Inisial MD. 

Kondisi ini yang menjadi salah satu pemicu semakin bertambahnya para pelaku tambang Ilegal menggunakan Excavator yang sudah semakin merajalela dan sudah semakin luas meluluh lantakkan dan menghancurkan Lingkungan diwilsayah tersebut" ujar Andrez,Minggu 28/1/2024. 

 Dan ini bukan lagi rahasia umum ,seperti area pertanian persawahan dan perkebunan masyarakat, apalagi yang lebih Barbar dan Parahnya lagi bahwa lokasi para PETI ini membuat bascam dilokasi dan berada tidak jauh dari Permukiman masyarakat sekitarnya" ungkap Andrez.

  

Paling miris ,tentu ini efeknya Sangat membahayakan disebabkan wilayah ini dampaknya membawa kerusakan lingkungan, karena Penambangan Ilegal di Pinggiran Sungai Batang Gadis kec.Kotanopan Kab.Madina. 

 Tentu dalam hal ini Pelaku PETI di Pinggiran aliran Sungai Batang Gadis Kecamatan Kotanopan sudah Semakin Percaya Diri Dalam Menjalankan Aktivitas Tambang Ilegalnya Karena Dugaan Keberadaan Oknum Aparat Inisial MD Yang Membeckingi Semua, Terkait Aktivitas Pelaku PETI di Pinggiran Sungai Batang Gadis Kec.Kotanopan kab. Madina.

 Padahal sebelumnya Kegiatan PETI di aliran Sungai Batang Gadis Kecamatan Kotanopan ini sempat di tutup Forkopimda Madina selama beberapa minggu ,namun pelaku PETI kembali Beroperasi dengan jumlah yang semakin banyak Karena Dugaan Ada Oknum Aparat Yang Membekingi"

Cetus Andrez 

 Menurut Andrez, Penutupan FORKOPIMDA Madina Sebelum nya hanyalah sebuah Seremonial Belaka( Ecek Ecek) terbukti setelah Pelaku Tambang Ilegal beroperasi kembali.

  

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini