InvestigasiMabes.com | Banyuwangi, 20 Juni 2024 - Tokoh masyarakat terkemuka, Jhon Alma'arif, memberikan tanggapan positif terhadap acara Selamatan Kampung Cungking yang akan diadakan pada bulan Juni dan Juli mendatang. Acara ini, yang dikenal dengan nama "Amin Pikin," merupakan salah satu tradisi tahunan yang telah lama menjadi bagian integral dari budaya dan kehidupan masyarakat setempat.
Dalam pernyataannya, Jhon Alma'arif menyatakan, "Selamatan Kampung Cungking bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga sebuah cerminan dari identitas dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat kita. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhur kita."
Rangkaian kegiatan Selamatan Kampung Cungking dimulai pada Rabu, 19 Juni 2024, dengan prosesi lamaran dari Kelurahan ke Bale Tajug pukul 18.00. Acara puncaknya akan berlangsung pada Kamis, 20 Juni 2024, yang meliputi Ritual di Kandapan pada pukul 16.00, Selamatan Kampung Amin Pikin pada pukul 18.00, dan Mocoan Lontar di Balai Lingkungan pada pukul 20.00. Kegiatan akan ditutup dengan Nyelameti Sawah Buyut Cungking di Baluran pada Minggu, 21 Juli 2024, pukul 08.00.
Jhon Alma'arif menambahkan, "Partisipasi masyarakat dalam acara ini menunjukkan rasa kebersamaan dan solidaritas yang kuat. Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan mendapatkan dukungan penuh dari generasi muda, agar nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tidak luntur ditelan zaman."Beliau juga mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan acara ini dengan matang. "Kerja keras panitia sangat patut diacungi jempol. Semoga acara ini berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh warga Kampung Cungking," ujarnya.
Selamatan Kampung Cungking diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga tradisi dan budaya lokal. Acara ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan, sekaligus memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi kampung mereka.
Dengan adanya dukungan dari tokoh masyarakat seperti Jhon Alma'arif, diharapkan Selamatan Kampung Cungking dapat terus menjadi salah satu pilar utama dalam upaya pelestarian budaya dan tradisi lokal yang berharga.(Yanto)
Editor : Investigasi Mabes