Waspada Cuaca Ekstrem Berakibat Bencana Alam, BMKG Prediksi Hingga 4 Desember 2024 Sumut

Foto Investigasi Mabes
Waspada Cuaca Ekstrem Berakibat Bencana Alam, BMKG Prediksi Hingga 4 Desember 2024 Sumut
Waspada Cuaca Ekstrem Berakibat Bencana Alam, BMKG Prediksi Hingga 4 Desember 2024 Sumut

InvestigasiMabes.com l Sumut -- Dalam satu minggu terakhir wilayah sumut dilanda hujan setiap hari. Berdasarkan data pengamatan curah hujan dari beberapa stasiun BMKG disumatera utara, tercatat intensitas hujan berada pada kategori sedang hingga lebat dengan durasi cukup lama. nilai intensitas tertinggi tercatat di pos hujan padang lawas sebesar 95,2 mm pada 19 november 2024, dari BBMKG wilayah 1 sebesar 93,4 mm pada 21 november 2024 dan dan pos hujan tapanuli selatan sebesar 140 mm pada 22 november 2024.Berdasarkan analisis kondisi amosfer, fase MJO (madden julian oscillation) minggu terakhir berada pada fase 2 dan 3 didukung oleh nilai IOD (indian ocean dipole) yang berada pada fase  sebesar -0,73. Selain itu, terdapat pengaruh dari monsun asia membawa udara lembab dari laut china selatan dan samudera hindia barat sumatera. Dan analisis pola angin menunjukkan adanay konvergensi berupa belokan dan hambatan angin yang terjadi tepat wilayah sumatera utara. Kondisi ini diperparah oleh dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 99B yang pantau diperairan samudra hindia barat sumatera. Faktor-faktor ini meningkatkan  potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta durasi yang panjang hampir diseluruh sumatera utara. Pantau citra radar selama satu minggu terakhir terlihat adanya awan signifikan dari siang hingga dini hari akibat itu dibeberapa titik di sumatera mengalami bencana alam.

Banjir bandang hingga longsor terjadi di Sumatera Utara (Sumut) dalam satu pekan terakhir. Bencana ini menerjang sejumlah wilayah, mulai dari Kota Medan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Asahan, Kabupaten Deli Serdang, hingga Kabupaten Toba.

BMKG Wilayah I Medan menjelaskan, prediksi saat ini cuaca masih akan terus sama, yakni hujan setiap harinya dengan intensitas rendah hingga lebat hingga tanggal 4 Desember.

Untuk itu, masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi bencana. Selama satu minggu terakhir, terlihat adanya pertumbuhan awan signifikan dari siang hingga dini hari.

“Untuk satu minggu ke depan (27 November-4 Desember 2024), pola cuaca diperkirakan akan tetap sama seperti kondisi sekarang,” kata Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, pada Jumat (29/11).Dalam catatan BMKG, ada 24 kabupaten/kota yang akan memiliki pola cuaca yang sama.“Terutama untuk wilayah Kabupaten Langkat, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo, Kota Binjai, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Nias,” kata Hendro.

“Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kota Medan, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Toba, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Samosir, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Dairi, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Gunungsitoli,” sambungnya.BMKG juga mengimbau kepada pengungsi dan masyarakat yang berada di wilayah rentan bencana agar tetap waspada dan dapat memantau informasi terkini dari BMKG.

Jumlah korban jiwa hingga Kamis (28/11) ada 29 warga yang meninggal dunia akibat bencana di Sumut. Sementara, luka-luka mencapai 23 orang.Bencana alam di Sumut juga berdampak pada pelaksanaan pilkada serentak 27 November. @JH

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini