Tokoh Fenomenal, H Toha Tohet dan Rohman Pimpin Muba Lima Tahun Kedepan

Foto Investigasi Mabes
Tokoh Fenomenal, H Toha Tohet dan Rohman Pimpin Muba Lima Tahun Kedepan
Tokoh Fenomenal, H Toha Tohet dan Rohman Pimpin Muba Lima Tahun Kedepan

InvestigasiMabes.com l Musi Banyuasin -- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musi Banyuasin (Muba) 2024 telah usai, menyisakan kisah fenomenal kemenangan pasangan Haji Toha Tohet dan Rohman yang berhasil meraih 62% suara berdasarkan hasil Quick Count dan Real Count. Keunggulan telak ini mengalahkan pasangan Lucianty-Syaparuddin, yang hanya mampu memperoleh 37% suara, sekaligus menegaskan status Haji Toha sebagai figur fenomenal dalam kancah politik Sumatera Selatan, khususnya di Muba.Perjalanan Haji Toha Tohet di Pilkada Muba 2024 tidak mudah. Awalnya, kontestasi politik daerah ini lebih banyak didominasi oleh nama-nama besar seperti Apriadi, Lucianty, dan Beni Hernedi. Ketiganya menjadi poros utama yang diprediksi akan bertarung sengit dalam merebut kursi bupati. Namun, politik adalah seni dari kemungkinan, dan dinamika yang terjadi membuktikan bahwa tidak ada yang pasti dalam perebutan kekuasaan.

Dalam prosesnya, Beni Hernedi, yang saat itu diusung sebagai calon kuat oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), harus menghadapi kenyataan pahit. Partai pengusungnya secara mengejutkan beralih mendukung Lucianty. Padahal, Beni masih memiliki peluang untuk maju jika mengandalkan satu partai saja, mengingat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan syarat minimal pencalonan sebesar 8,5% suara sah dari partai atau gabungan partai politik.Nasib serupa dialami oleh Apriadi, seorang birokrat yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Penjabat (Pj) Bupati Muba. Apriadi awalnya mendapat rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, PKS kemudian berpindah dukungan ke Lucianty, membuat Apriadi kehilangan kesempatan untuk maju.

Berbeda dengan pesaingnya, Haji Toha Tohet tidak menyerah pada tekanan politik. Meski awalnya hanya digadang-gadang sebagai calon wakil bupati, ia terus menunjukkan semangat juang yang tak kenal lelah. Semangat ini tidak hanya didorong oleh keinginan untuk menawarkan gagasan dan program inovatif bagi Muba, tetapi juga oleh tekad untuk mencegah kemungkinan hadirnya “kotak kosong” yang sempat diisukan sebagai strategi Lucianty. Dalam perjalanan politiknya, Haji Toha menghadapi tantangan besar. Lucianty, yang mendapat dukungan mayoritas partai politik dan didukung kuat oleh Pj Bupati Sandi Pahlefi, sempat meremehkan Haji Toha.Namun, Haji Toha membuktikan bahwa ia adalah seorang kesatria sejati yang berani menghadapi rintangan. Berasal dari dusun kecil yang berjarak satu setengah jam dari Kota Sekayu, Toha tampil sebagai figur sederhana tetapi memiliki keberanian besar. Strategi politik Haji Toha yang sederhana tetapi efektif menjadi kunci utama keberhasilannya. Ia berhasil memperoleh dukungan dari Partai Nasdem, PKB, Demokrat, PSI, dan PBB. Koalisi ini memberikan landasan kuat bagi pencalonannya. (Red).

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini