Juara perak Olimpiade sebanyak dua kali tersebut malah yang tetap mengemudi sampai ketinggalan 12-15.
Sebentar menyusul namun Axelsen tetap tenang ketika Lin sukses mengambil alih game awal dengan skor 21-19.
Axelsen berfokus dengan intensif. Dengan bimbingan dua coach sekaligus, salah satunya adalah Peter Gade, ia bertujuan menemukan jawaban yang tepat.
Akan tetapi, Lin sangat fleksibel dan sungguh-sungguh teliti dalam menempatkan smes.
Aksi Axelsen sempat nampak saat ia berhasil memimpin dengan skor 9-1.
Lin hanya bisa menyerah dan perlahan mulai menerima kekalahan di game kedua.
Axelsen sukses mendorong pertandingan ke permainan terakhir dengan skor 21-13.
Akan tetapi, di pertandingan ketiga, Axelsen malah kehilangan momentumnya.
Lin sepertinya "berpura-pura" kalah di permainan kedua demi melestarikan energi.
Kompatriot Chou Tien Chen malah semakin bergairah dan tampil dengan permainan yang lebih agresif.
Editor : Investigasi Mabes