Komponen dan Cara Kerja: LED, Pijar, Neon, dan Lampu Fluorescent

Foto Investigasi Mabes
Komponen dan Cara Kerja: LED, Pijar, Neon, dan Lampu Fluorescent
Komponen dan Cara Kerja: LED, Pijar, Neon, dan Lampu Fluorescent

Pembuat lampu LED umumnya menyertakan lapisan fosfor agar menciptakan lampu LED berwarna putih dan memakai chip dengan lebar gelang energi yang bervariasi untuk mendapatkan LED dengan spektrum warna yang lebih luas.

Cara Kerja Lampu Pijar

Proses operasional sebuah bola lampu pijar pada dasarnya melibatkan produksi cahaya terlihat melalui pemanasan materi tertentu. Sebagaimana dikutip dari Electrical4u , saat suatu objek dipanaskan, atom-di dalamnya akan terangsang secara thermal.

Bila zat tersebut tak cair, elektron pada kulit atôm luarnya loncat ke tahap energi yang lebih tinggi dikarenakan pasokan tenaga ini.

Elektron di tingkat energi lebih tinggi ini tidak stabil sehingga akan turun ke level energi yang lebih rendah. Ketika berpindah, elektron melepaskan energi tambahannya dalam wujud foton. Partikel tersebutlah yang menciptakan Cahaya.

Secara keseluruhan, bola lampu pijar mampu menciptakan cahaya. cahaya Dengan pemanasan komponen filamen ketika arus listrik mengalir. Lampu pijar tidak hanya menciptakan cahaya tetapi juga menyebarkan kalor.

Bagaimana Cara Operasional Lampu Neon dan Fluorescent

Lampion neon dan lampion fluorescen adalah dua tipe penerangan yang bekerja dengan memanfaatkan gas untuk menerangi. Struktur serta komponennya hampir sama antara keduanya. Walau begitu, mekanisme operasional dari lampion fluorescen agak berlainan dibandingkan dengan lampion neon.

Prinsip operasi dari lampu neon didasarkan pada adanya elektrod di setiap ujung tabungnya. Daya yang digunakan oleh lampu ini berasal dari arus listrik searah (DC) yang berputar bolak-balik.

Saat arus listrik melewati tabung yang diisi dengan gas neon, keduanya filament atau elektrodanya akan dipanaskan dan menyebabkan hal ini terjadi. ionisasi Gas di dalam tabung itu kemudian menghasilkan pancaran cahaya dengan warna tertentu.

Cara kerja lampufluorescent dimulai saat aliran listrik melewati tabung yang terisi dengan gas argon serta uap merkuri. Keduanya, yaitu filamen atau elektrodanya, dipanaskan sehingga menyebabkan proses ionisasi.

Proses ionisasi itu menyebabkan pengeluaran cahaya ultraviolet yang selanjutnya menabrak lapisan fosfor pada bagian dalam tabung, sehingga dapat menciptakan cahaya terlihat.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini