KPK Menggeledah Aset Mewah Tersangka Suap PN Jakarta Pusat Ariyanto Bakri: Dari Kapal hingga Helm Berlian

Foto Investigasi Mabes
KPK Menggeledah Aset Mewah Tersangka Suap PN Jakarta Pusat Ariyanto Bakri: Dari Kapal hingga Helm Berlian
KPK Menggeledah Aset Mewah Tersangka Suap PN Jakarta Pusat Ariyanto Bakri: Dari Kapal hingga Helm Berlian

investigasimabes.com - Aset yang diduga dimiliki oleh sejumlah tersangka dalam kasus dugaan suap dan pemberian hadiah di PNJakpus sedang ditindaklanjuti oleh Kejagun. Baru-baru ini, tim penyidik menggeledah berbagai barang termasuk kapal laut, kendaraan mewah, serta ratusan helm milik tersangka Ariyanto Bakri.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Harli Siregar mengatakan bahwa tim penyidik dari JAM Pidsus Kejaksaan Agung telah melakukan penahanan kapal pada tanggal 17 April kemarin. Kapal yang disita adalah milik Ariyanto Bakri dan berada di wilayah Jakarta Utara.

"Dari tersangka AR (Ariyanto Bakri), yang ditangkap pada tanggal 17 April 2025 di Jalan Dermaga Marina, Pademangan, Jakarta Utara, penyidik telah mengamankan sebuah kapal. Kapal tersebut kini berada dalam penahanan pihak berwenang. Sementara untuk kapal kedua, dikarenakan termasuk jenis kapal dengan tonase tertentu, petugas perlu mendapatkan persetujuan dari Pengadilan Negeri sebelum melakukan penyitaan," jelasnya lebih lanjut.

Tentu saja, menurut Harli, ada dua kapal yang berhubungan dengan tersangka Ariyanto Bakri yang telah diamankan oleh penyidik dari JAM Pidsus Kejaksaan Agung. Selain kedua kapal tersebut, tim juga menggeledahkan dan menyita tiga kendaraan roda empat mewah yaitu sebuah Porsche 992, Fiat, serta Mini Cooper. Kendaraan-kendaraan ini kini sudah diambil alih oleh pihak Kejaksaan Agung.

"tanggal 21 April 2025, tim investigasi mengambil tindakan penahanan atas sebuah mobil Porsche 992, disusul oleh satu unit mobil Fiat serta satu unit mobil Mini Cooper," jelas dia.

Sebelumnya, di lokasi kepemilikan Ariyanto Bakri selain tempat lainnya, petugas berhasil mengamankan berbagai helm. Jumlah total helm yang disita adalah 130 unit. Harli menegaskan bahwa helm-helm ini memiliki nilai cukup tinggi. Karena alasan tersebut, Kejaksaan Agung ikut menyita barang-barang tersebut guna menerangi proses penyelesaian perkara tersebut.

"Kemungkinan besar orang akan bertanya tentang helm, mengapa itu disita? Ternyata helm kini memiliki nilai ekonomi yang cukup penting. Selain itu, terdapat pula 12 sepeda mewah dan sebuah kendaraan bermotor Harley Davidson," ungkapnya.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini