KEPRI POST - Windy Yunita, yang biasanya disebut dengan sebutan Windy Idol, muncul lagi di publik setelah menghadapi pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Kamis, tanggal 24 April 2025.
Inspeksi yang berlangsung kali ini dijalankan sesuai posisinya sebagai saksi mengenai perkara dugaan tindakan kriminal pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Hasbi Hasan, mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA).
Sebelumnya, di bulan Januari 2024, Windy pun sudah dinyatakan sebagai tersangka lantaran dicurigai turut serta dalam memperoleh keuntungan dari gratifikasi yang sama dengan Hasbi Hasan.
Hubungan Erat Windy Idol dengan Hasbi Hasan Mulai Tahun 2018
Hubungan dekat antara Windy dan Hasbi Hasan sudah berjalan sejak tahun 2018. Hal tersebut menjadi jelas ketika jaksa menghadirkan bukti berupa gambar pribadi mereka di pengadilan, yang ditemukan pada komputer laptop milik Windy.
Bukan hanya itu saja, ternyata Hasbi juga dikenal telah menyampaikan beberapa hadiah istimewa untuk Windy, di antaranya adalah tas Hermes model Lindy dengan warna biru yang diyakini memiliki nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Windy pun pernah merasakan kemewahan seperti wisata helikopter di Bali bersama Hasbi. Di persidangan yang berlangsung tahun 2023, Windy mengakui bahwa penerbangan dengan helikopter itu benar-benar terjadi.
Kesuksesan Berkarir Windy Sebelum Terjerat Skandal
Sebelum skandal itu terungkap, Windy dikenali sebagai salah satu peserta tersisa dari acara Indonesia Idol 2014 yang menarik perhatian. Ketika ambil bagian di kompetisi tersebut, Windy baru saja berumur 20 tahun dan adalah seorang pelajar berasal dari Bangka Belitung. Dia mampu melaju hingga ke tahap Spektakuler 7, suatu prestasi signifikan bagi karirnya.
Setelah acara itu berakhir, Windy melanjutkan karir solonya dengan mengeluarkan beberapa lagu single, termasuk "Masih Mencintaimu", "Gelisah Hati", serta "KeagunganMu". Dia memiliki prospek yang cerah dalam dunia hiburan tanah air sampai pada akhirnya terlibat dalam persolan hukum.
Windy Idol Mengakui Kelelahannya dan Berfokus pada Masa Depan
Dalam keterangannya setelah diperiksa, Windy menceritakan beban tekanan besar yang dialaminya karena kasus tersebut. Dia menjelaskan bahwa dampaknya tak hanya menimpa dia sendiri, tetapi juga keluarga serta karir kerjanya turut rusak.
“Sudah cukup menguras tenaga. Saya punya keluarga, saya punya kerjaan, semuanya rusak,” ujarnya dengan nada lelah.
Editor : Investigasi Mabes