Sementara program nonfisik terdiri dari 12 kegiatan, termasuk penyuluhan bela negara, edukasi kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat. Salah satu sorotan hari ini adalah kegiatan Pesta Pathok, berupa pemeriksaan dan pengobatan massal secara gratis bagi ternak warga.
Baca juga: Rekonsiliasi Pusat Mengerucut ke Markas Daerah, Dualisme Berakhir LMP Babel Kembali Satu Komando
Dandim 0719/Jepara, Letkol Armd Khoirul Cahyadi, menyebut TMMD sebagai bentuk konkret kerja sama lintas sektor demi mempercepat pembangunan desa. “Kita bekerja dalam waktu satu bulan, tapi dampaknya bisa dirasakan jauh lebih lama oleh masyarakat,” ujarnya.
Senada, Bupati Witiarso menyatakan dukungannya penuh. “Mudah-mudahan kegiatan TMMD ini berjalan lancar selama satu bulan ke depan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Dengan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan seluruh elemen, TMMD ke-124 di Desa Kecapi menjadi simbol kebersamaan, pembangunan, dan harapan baru bagi Jepara.(Maskur). Editor : Redaktur