“Kalau ketemu, langsung saja sapa. Saya ini memang pelupa nama, tapi biasanya tidak lupa wajah,” candanya.
Silaturahmi ini, lanjut Helmi, merupakan rencana yang sudah ia siapkan sejak awal menjabat, namun tertunda karena padatnya kegiatan di lapangan. Ia mengenang pertama kali bertemu para wartawan saat bencana banjir di Kampung Ternate, Bitung.
“Saat itu media sangat membantu mengabarkan situasi kepada publik,” kenangnya.
Helmi juga merencanakan agar pertemuan serupa dilakukan secara rutin minimal dua bulan sekali sebagai ruang diskusi informal dan penyampaian informasi antara Yonmarhanlan dan media.“Saya tidak anti kritik. Justru dari kritik itulah kita tahu mana yang harus diperbaiki,” tegasnya.
Editor : RedakturSumber : Team