“Kami mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat Polres Pohuwato. Aksi teman-teman HMI adalah bentuk kontrol sosial terhadap persoalan lingkungan yang nyata terjadi. Aparat semestinya hadir sebagai pelindung, bukan justru menjadi intimidator,” ujar Syarief dalam pernyataan resminya.
Syarief juga meminta Kapolda Gorontalo untuk segera turun tangan dan mengusut tuntas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut.
“Kami menuntut Kapolda Gorontalo untuk segera mengambil langkah tegas dan memeriksa oknum aparat yang terlibat. Negara tidak boleh membiarkan kekerasan menjadi cara menghadapi suara-suara kritis,” tegasnya.
Lebih lanjut, Syarief menegaskan bahwa HMI Cabang Boalemo akan terus mengawal proses hukum terhadap insiden ini. Ia juga membuka kemungkinan untuk menggelar aksi solidaritas jika tidak ada kejelasan hukum terhadap pelaku kekerasan.
Insiden tersebut menjadi catatan buruk terhadap kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di ruang publik. HMI menyerukan seluruh elemen masyarakat sipil untuk tetap menjaga ruang demokrasi dan menolak segala bentuk kekerasan dan intimidasi.investigasimabes com.(irvan.m)
Editor : RedakturSumber : Team