InvestigasiMabes.com | Lampung Selatan - Semenjak Dana Alokasi Khusus(DAK)tahun anggaran 2025 yang di gelontorkan oleh pemerintah yang nilainya ratusan juta bahkan milyar melalui APBD dan APBN untuk pembangunan rehab gedung sekolah yang tujuannya memenuhi kebutuhan dan fasilitas pendidikan yang lebih baik.Rabu 4 Desember 2025.
Namun setelah berjalannya pembangunan tersebut kepala sekolah Se-kecamatan Sragi kabupaten Lampung Selatan sebagai penerima Dana Alokasi Khusus sering kali tidak ada di tempatnya bertugas.
Menurut Sutrisno selaku ketua k3s kecamatan Sragi, kepala sekolah yang menerima Dana DAK tidak perlu takut dan sembunyi-sembunyi dari kawan kawan media, kalau kita benar kenapa harus takut,mereka itu mitra kita,mereka hanya ingin ngobrol dan bertanya saja,mungkin ada temuan terkait pembangunan gedung sekolah.Ucapnya.
Kemudian dirinya juga mengakui bahwa rekan rekan kepala sekolah penerima Dana DAK sulit sekali untuk di temui dan di telpon, padahal sudah sering kali di ingatkan.jelasnya.Benar saja,tidak jauh berbeda dengan yang di alami awak media ini,selama berjalannya pembangunan gedung sekolah di kecamatan Sragi,kepala sekolah tidak dapat di temui ataupun di hubungi melalui via telepon.
Editor : RedakturSumber : Team