Aspirasi Warga Tak Digubris, Kasus Banjir RT 03 Teluk Pemedas Dilaporkan ke DPRD Kukar

Foto Redaktur
Aspirasi Warga Tak Digubris, Kasus Banjir RT 03 Teluk Pemedas Dilaporkan ke DPRD Kukar
Aspirasi Warga Tak Digubris, Kasus Banjir RT 03 Teluk Pemedas Dilaporkan ke DPRD Kukar

InvestigasiMabes.com | Kutai Kartanegara – Persoalan banjir yang berulang kali melanda RT 03 Kelurahan Teluk Pemedas, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, hingga kini belum menunjukkan penyelesaian yang nyata. Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga yang menilai pemerintah setempat tidak serius dalam menangani dampak yang mereka rasakan selama berbulan-bulan.

Banjir yang terjadi hampir setiap kali hujan melanda kawasan sekitar Pantai Duta Pemedas diduga kuat disebabkan tertutupnya saluran drainase yang seharusnya mengalirkan air langsung ke laut. Akibatnya, air meluap dan merendam permukiman warga RT 03.

Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pihak kelurahan hingga kecamatan. Namun, berbagai aduan tersebut tidak ditindaklanjuti secara konkret, sehingga masyarakat merasa diabaikan dan tidak mendapatkan perlindungan sebagaimana mestinya.

Merasa tidak ada kepastian, warga akhirnya melaporkan persoalan tersebut ke DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara. Laporan itu langsung direspons oleh Wandi, SE (Anggota DPRD Komisi I) dan Budiman, S.Sos (Anggota DPRD Komisi IV) yang turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi faktual dan mendengarkan keluhan warga terdampak.

Dalam peninjauan tersebut, kedua anggota DPRD menemukan adanya dugaan penutupan saluran air oleh pengelola pantai di sekitar lokasi. Dugaan inilah yang dinilai menjadi penyebab utama banjir berkepanjangan di RT 03 Teluk Pemedas.

Keduanya kemudian melakukan pertemuan langsung dengan pihak pengelola pantai guna meminta penjelasan serta mendorong penyelesaian segera. DPRD menegaskan, apabila tidak ditemukan solusi yang jelas, maka kasus ini akan ditindaklanjuti dengan melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan, serta instansi pertanahan untuk memastikan tidak adanya pelanggaran aturan dan hak masyarakat.

Di sisi lain, warga secara terbuka mempertanyakan peran pemerintah Kecamatan Samboja dan Kelurahan Teluk Pemedas. Menurut warga, lemahnya pengawasan dan minimnya tindakan nyata menunjukkan kurangnya keberpihakan terhadap masyarakat yang terdampak langsung.

Hingga berita ini diterbitkan, warga RT 03 Teluk Pemedas masih menunggu langkah tegas dan solusi konkret agar persoalan banjir tidak terus berulang dan merugikan kehidupan sosial maupun ekonomi mereka.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan


Berita Terkait
Terkini