"Sehingga harapannya, kita akan mewakili Lampung Selatan untuk menuju level yang lebih tinggi. Kemudian apa yang menjadi maksud tujuan kita bersama, tentunya untuk meminimalisasir tindak pidana yang ada di desa dan dapat dicegah sebagai langkah preventif kita tentunya dengan pengamanan swakarsa yang ada di desa," singkat Hermawan.
Kapolres Lamsel, AKBP Edwin merincikan,ada kriteria yang menjadi penilaian oleh tim penilai seperti aspek sumber daya manusia yang artinya ada masyarakat yang berjaga di Pos Satkamling lalu dilengkapi sarana dan prasarana.
"Operasional Satkamling yang penting, memang kegiatan ini tujuannya adalah menciptakan rasa aman terhadap lingkungan sekitar khususnya Dusun Mekar Jaya, Desa Kelaten," sebut Kapolres.
Terkait fenomena perubahan waktu potensi gangguan Kamtibmas yakni selepas jam salat subuh, Edwin menjelaskan itu tidak dipungkiri dan berlaku secara umum di Lampung Selatan.
"Saran saya operasionalnya ditingkatkan, artinya begini ketika nanti ada saudara kita yang rumahnya kosong tentunya bisa dilaporkan melalui pak Kadus ataupun RT, RW dan Kepala Desa. Nanti kita lakukan patroli, kalau memang nanti bisa bergiliran bersama warga," lanjut Kapolres.
Ia juga mengatakan,nantinya Satkamling yang didaulat menjadi juara 1, 2 dan 3 tingkat Polres maka akan dilombakan ke tingkat Polda dan jika berhasil juara kembali maka akan mewakili Polda Lampung untuk berkompetisi di tingkat Mabes Polri."Nanti bhabinkamtibmas dan Babinsa mendukung apa yang perlu dilakukan, pada prinsipnya ini akan lebih baik ketika operasional itu berjalan baik bukan hanya sarana prasarana
kemudian warganya merasa aman," tegas Kapolres di penghujung sambutan.ujarnya.(Syarif).
Editor : Investigasi Mabes