Oleh karena itu sebagai dai kamtibmas harus bisa memilih dan memilah mana informasi yang bersifat hoax atau informasi yang jelas asal usulnya atau sumbernya.
Yang berikutnya tantangan kelompok atau golongan golongan yang tidak bersemboyan dengan prinsip NKRI. Sekarang banyak kelompok radikal dan yang merasa paling benar.
“Dai kamtibmas siap menjadi corong untuk menyampaikan dan memberikan pesan kamtibmas kepada masyarakat maupun jama’ah, kami siap mendukung program Kepolisian demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman kondusif di Kabupaten Bojonegoro,†ucap Gus Huda panggilan akrabnya.
Selanjutnya secara simbolis, Kapolres Bojonegoro menyerahkan sarana kontak kepada dai kamtibmas dan tokoh lintas agama. (Yan/dkk) Editor : Investigasi Mabes