InvestigasiMabes.com | Sukabumi - Sejumlah Mahasiswa lintas perguruan tinggi di Kota Sukabumi melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (03/08/23).
Aksi tersebut di ikuti oleh sekitar 20 mahasiswa, mereka menuntut perbaikan segera pada Jembatan Lembursitu yang dinilai mengalami kerusakan serius dan mengancam keselamatan warga yang melintas di atasnya.
Jembatan Lembursitu, yang menjadi sasaran tuntutan para mahasiswa, merupakan jembatan penting yang menghubungkan wilayah Kota dan kabupaten Sukabumi.
Namun, dalam beberapa bulan terakhir, kondisinya semakin memprihatinkan karena mengalami keretakan dan retak-retak pada struktur penopangnya.
Hal tersebut salah satu warga sekitar telah menyampaikan keluhan mengenai kondisi jembatan ini, namun perbaikan belum juga dilakukan, ucapnya.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) adalah salah satu intansi pemerintah yang bertugas melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan di bidang pekerjaan umum, penataan ruang dan pertanahan.Dinas PUPR memiliki beberapa bidang diantaranya bidang Tata Bangunan dan Prasarana Jalan (TBPJ), bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan (PJJ), bidang Pemeliharaan jalan dan Jembatan, bidang Penyehatan Lingkungan dan Prasarana Pemukiman (PLPP), bidang Tata Ruang dan terakhir adalah bidang Sumber daya air (SDA).
Lebih Lanjut Koordinator Aksi Muhammad Ihsan Muzaki mengatakan, bahwa pihaknya merasa geram dengan sikap lamban pemerintah dalam menangani masalah ini.
"Salah satu tugas dari dinas PUPR adalah pemeliharaan fasilitas diantaranya adalah jembatan. Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, jalan raya atau pun rel kereta api," ujar Muhammad Ihsan Muzaki Kepada Awak Media.
Lanjutnya ihsan, Jembatan dibangun untuk penyeberangan pejalan kaki, kendaraan atau kereta api di atas halangan. Di beberapa tempat banyak aktifitas masyarakat yang sangat bergantung pada keberadaan jembatan, mulai dari aktifitas ekonomi, sosial dan juga pendidikan.
Editor : Investigasi Mabes