InvestasiMabes.com | Tulungagung -- Kita tau sendiri untuk menunjang pendidikan dan kreativitas siswa siswi banyak kegiatan-kegiatan di dalam maupun di luar sekolah, banyak juga guru honorer namun dana BPOPP tidak berjalan dengan baik yang seharusnya bisa membantu , sementara dan BOS harus di alokasikan susui Rab Rab yang sudah ada yang tentukan.Pasalnya, Lembaga Pendidikan di tingkat SMAN/SMKN untuk menunjang sarana prasarana pendidikan di sekolah selama ini hanya tergantung pada dana BOS, BPOPP dan Sumbangan suka rela dari wali murid,tetapi pada bulan September ini dana BPOPP yang seharusnya sudah turun 3 kali, tapi pada kenyataannya masih turun 1 kali.
“Dana BPOPP dalam setahun biasanya turun 4 termin, setiap triwulan”, kata salah satu Kepala Sekolah di Kabupaten Tulungagung.Fathurrahim, Salah satu pemerhati pendidikan di Kabupaten Tulungagung melayangkan surat klarifikasi kepada Gubernur provinsi Jawa Timur dan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi untuk menanyakan,kenapa dana BPOPP sampai saat ini masih turun 1 kali?
Kepada Gubernur Jatim maupun Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, segera membalas surat kami dan memberikan penjelasan terkait permasalahan tersebut. Biar permasalahan tersebut cepat clear dan proses belajar mengajar tetap bisa berjalan lancar tanpa ada kendala."Faktor pendukung utama pendidikan adalah BOS dan BPOPP bagaimana pendidikan bisa berjalan dengan baik jika dana itu belum turun dengan maksimal,"jelasnya.“Bagaimana proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik, kalau anggaran penunjang pendidikan tidak ada, kasihan pada anak-anak didik kalau sampai nanti proses belajar dan mengajarnya kurang bisa maksimal”, pungkasnya.(team red FT2)
Editor : Investigasi Mabes