Setelah dua tahun mengabdi di SDS IT Ibu Harapan, guru yang masih lajan ini pindah mengajar di sekolah negeri tepatnya di SDN 1 BANTAN, Desa Selatbaru dengan gaji honor sekolah 1.800.000 bersumber dari Dana BOS.
“Telah mengabdi menjadi seorang guru PJOK kurang lebih 5 tahun, pada tahun 2021 mulai lah saya mencoba mengikuti tes PPPK, dimulai dengan pembuatan akun di sscasn dilanjutkan pemberkasan dan ujian, di tahap pertama ternyata belum rezeki saya untuk lulus,” ceritanya.
Selanjutnya ikut lagi tes PPPK tahap 2, dan ternyata hasilnya tetap sama, belum rezeki saya, karena masih kalang dengan guru yang telah lama mengabdi. Meski dewi furtuna belum memihaknya, namun Ari masih tetap semangat, karena dia masih memiliki kesempatan untuk ikut kembali pada tahap 3.
“Untuk tahap 3 ini saya masuk kategori prioritas 1 atau di singkat P1, dimana nilai yang sudah ada bisa dipakai kembali, tanpa harus mengikuti ujian kembali,” ujarnya.
Singkat cerita setelah penantian panjang akhirnya Allah menjawab semua doa Ari dan kedua orang tuanya. Pada tahun 2022 Ari dinyatakan luluas dengan penempatan di sekolah induk tempat mengabdi yaitu SDN 1 BANTAN.“Sekali lagi saya ucapkan ribuan Terima kasih kepada ibu bupati Bengkalis Buk Kasmarni, S.Sos, MMP yang telah memperjuangkan nasib guru-guru honorer di Bengkalis, membuka lowongan yang sangat banyak, sehingga para guru berstatus honorer, telah berubah menjadi guru PPPK,” ujarnya.koto
Editor : Investigasi Mabes