InvestigasiMabes.com l Cirebon -- Di era Demokerasi yang semakin mengemuka sebagai wujud terciptanya kesadaran Masyarakat dalam meng aplikasikan makna Egaliter dan kesetaraan dalam kebebasan menentukan Pilihan ataupun memposisikan Sebagai Calon yang berkompetisi dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa Yang akan Diselenggarakan secara Serentak di beberapa Desa di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.Dalam kontestasi pesta Demokerasi Di Desa Japura Kidul, Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon ini , Team kami dari investigasimabes.com menemukan sebuah Baliho yang terpampang dengan ukuran cukup besar menawarkan sosok seorang Pedagang Buah Kakilima di Ibu Kota yang mencoba memberanikan Diri mencalonkan Kepala Desa dalam Pesta Demokerasi Pemilihan Kepala Desa di Desa Japura Kidul yang dikenal dengan sebutan Pesta PILWU ( Pemilihan KUWU) . Kuwu adalah Sebutan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Cirebon .
Ketika Team kami menelusuri dan menghampiri sosok yang terpampang dalam baliho tersebut mengisahkan kepada kami ihwal ketertarikannya untuk mencalonkan diri menjadi Kuwu di Desanya , saya hanya mencoba Untuk Merubah dan mengembangkan Desa Tercinta Kami agar mampu mengentaskan kemiskinan dan menjadikan Desa ini sebagai Desa Madani yang jauh dari ketertinggalan, tuturnya.Heriyanto, sosok Pedagang Buah Kakilima ini merasakan betul Betapa Perkembangan Ekonomi harus benar2 menjadi Prioritas karena kesehariannya yang beraktifitas di Ibu Kota telah membangkitkan Jiwanya Untuk memberi kontribusi melalui pencalonan kepala desa ini , lebih jauh Heiyanto atau yang akrab disapa Heri ini memaparkan bahwa Kemajuan suatu Desa Berawal dari Kesejahteraan Warga Masyarakatnya, untuk ini Heri kembali menegaskan bahwa Tanpa Kesejahteraan niscaya takkan pernah tercapai harmoni nya suatu Desa dan ketentraman akan Tercipta. Dalam momen pesta Demokerasi Berupa kontestasi PILWU ini ,Sebagai Warga Desa yang Telah memenhui Syarat dalam pencalonan Kepala desa ,Heriyanto Berkomitmen untuk sungguh2 bergegas dalam kiprahnya jika amanah dari warga masyarakat disematkan dipundaknya, Heripun tak merasa was-was bahkan rendah diri untuk melakukan manuver positif bagi Kemajuan Desanya mealui berbagai penyederhanaan birokrasi Desa yang tidak mempersulit warganya. Demikian Heriyanto Sang Pedagang Kakilima yang mempunyai cara Pandang Luas, Berfikir kritis dan Pintar Bergaul, sosok lembut dan bersahaja ini walau hanya mengenyam Pendidikan SMP, namun Pergaulan nya yang Positif dierbagai Level Strata sosial hingga mampu memposisikan dengan baik tanpa minder dan penuh percaya diri . Baginya attitude itu tdk hanya didapat dari Pendidikan Formal namun akhlakul karimah Nabipun bisa dipelajari di berbagai Tempat dan tak kalah penting untuk diterapkan meski tanpa sehelai Ijazah.
Subhanallah Pria Muda yang belum Berusia Setengah abad ini Ternyata Patut di contoh , semoga dalam kontestasinya esok tepatnya di hari Minggu, 22 Oktober akan menjadi momen kesuksesannya untuk mewujudkan awal kiprahnya menjadi Kuwu di Desa nya.Jika Masyarakat ingin membuktikan berbagai programnya jangan ragu pilih nomer 2 katanya sembari berkelakar kepada pewarta kami.Cirebon,21/10/2023/investigasimabes.com/wakaperwil2jabar/Suherma
Editor : Investigasi Mabes