InvestigasiMabes.com | Banyuwangi - Mahasiswi Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD), Jakarta, melaksanakan proyek independen di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.Proyek ini bertujuan untuk membebaskan Desa Kampunganyar Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi dari Stunting.
Proyek yang diinisiasi salah satu mahasiswsi ITB AD, Devia Estu Pratiwi iniBekerja sama dengan pemerintahan desa, Lembaga desa, serta para kader-kader posyandu di 5 Pos Posyandu Desa Kampunganyar.
“Dikatakan Devia, demikian ia akrab disapa, program bebas stunting dilakukan dengan melakukan pemetaan setiap rumah dengan kerja sama dengan Lima posyandu lewat penyuluhan dan edukasi soal stunting melalui pemberian makanan tambahan.“saya melakukan pengukuran tinggi badan per umur balita, kerja sama interdisipliner untuk pencegahan seperti dari farmasi mengenai saran obat untuk ibu-ibu, sosialisasi gemar makan ikan dan kacang kedelai, dan pisang,”katanya.Rapat rapat koordinasi rutin kami lakukan dengan para kader-kader posyandu baik secara formal maupun nonformal,” Ungkap Devia Estu Pratiwi.Untuk mewujudkan tujuan tersebut maka, Devia Estu Pratiwi sebagai Mahasiswi Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD), Jakarta, harus melakukan sejumlah kegiatan yang real di lapangan diantaranya memberikan sosialisasi PHBS kepada keluarga-keluarga. Dan ikut serta dalam pembagian pmt kepada bayi dan balita stunting.Dengan demikian, keberhasilan proyek independen ini menegaskan komitmen mahasiswa ITB AD dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dapat menekan angka situnting di Desa Kampunganyar. (Red)
Editor : Investigasi Mabes