InvestigasiMabes.com | Limapuluh Kota — perwakilan masyarakat beserta tokoh masyarakat nagari glugur mengucapkan terimah kasih kepada bupati,dan DPR RI .atas kepedulian terhadap ketimpangan akses digital kembali terlihat di Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Demi mengikuti Ujian TKA, puluhan siswa UPTD SMPN 4 Kapur IX di Jorong Galugua terpaksa mendaki bukit hanya untuk mendapatkan sinyal internet.
Jalan terjal, licin, dan jauh harus ditempuh para pelajar setiap kali jadwal ujian online tiba. Kondisi ini memantik keprihatinan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
Respon cepat datang dari Bupati Lima Puluh Kota, Anggota DPR RI Andre Rosiade, serta Uda Vasko yang langsung meninjau kondisi lapangan. Ketiganya berkomitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jaringan internet di Nagari Galugua agar siswa tak lagi belajar di atas bukit.
Wali Nagari Galugua, Wendriadi, SE, mengapresiasi perhatian tersebut. “Kami berharap internet bisa segera dinikmati masyarakat luas. Bukan hanya untuk ujian, tapi juga untuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga,” ujarnya, Kamis (17/4/2026).pian menambahkan, persoalan di Galugua tak berhenti di sinyal. Fasilitas dasar seperti sekolah, layanan kesehatan, hingga akses jalan masih jauh dari kata layak. “Kalau ada warga sakit, tandu pun susah lewat. Jalan rusak ini menguras tenaga dan waktu. Kasihan guru-guru dan anak sekolah yang tiap hari berjuang,” tegasnya.
Editor : RedakturSumber : Team