InvestigasiMabes.com | Pekanbaru - Pada Puskesmas Tenayan Raya, terjadi keluhan terkait pelayanan yang buruk. Saat antrian panjang, pasien disuruh menunggu di luar gedung, sementara petugas medis terlihat santai di dalam ruangan poli gigi. Mereka beralasan tidak dapat memanggil pasien tanpa aplikasi yang tepat. Namun, setelah diselidiki, aplikasi yang dimaksud ternyata tertukar dengan ruangan yang seharusnya berbeda.
Ketika ditanya tentang penanganan gigi, dokter gigi menyatakan bahwa pasien harus dirujuk ke rumah sakit, bahkan untuk perawatan sederhana. Saat wartawan menanyakan ketahanan tambal gigi permanen, dokter menyatakan ketidakpastian bahkan terhadap gigi asli, apalagi tambalan buatan manusia.
Kesalahan dalam pembuatan surat rujukan juga terjadi, di mana pasien yang seharusnya dirujuk ke poli gigi anak malah dirujuk ke poli gigi umum. Ketika diminta untuk mengoreksi kesalahan tersebut, petugas medis menolak dengan alasan proses perubahan memerlukan waktu tiga bulan.Pasien mengalami penderitaan karena keterlambatan akses ke layanan medis, hanya karena kesalahan administratif. Dokter dan kepala puskesmas mengakui kesalahan tersebut sebagai akibat dari kesalahan manusia, dan berjanji untuk memperbaiki pelayanan di masa depan.
Kepala puskesmas menegaskan akan mengevaluasi staf yang ada di puskesmas dan menjamin bahwa kesalahan semacam ini tidak akan terulang lagi. Mereka juga menyatakan permintaan maaf atas insiden ini.
Editor : Investigasi Mabes