InvestigasiMabes.com | Jambi - Dugaan itu diperkuat saat rombongan jurnalis melihat truk warna kuning dengan muatan tertutup rapi namun bau khas minyak sangat terasa dijalanan, tepatnya di jalan lintas timur wilayah Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Pada Jumat Siang (22/3/2024)
Pada saat truk tersebut mampir disalah satu rumah makan di Batang Asam, para jurnalis menemui sang sopir untuk dilakukan wawancara terkait barang bawaannya.
Menurut salah satu Jurnalis, saat kami pertanyakan muatannya, sopir mengakui kalau barang yang ia bawa adalah minyak.
Menurutnya, minyak tersebut ia bawa dari Jambi menuju salah satu daerah Riau.
Dalam pengakuan sopir truk tersebut, selain mobilnya, masih ada lagi mobil-mobil lainnya yang melakukan hal serupa.
"Masih ada lagi pak mobil dibelakang kami yang juga melakukan seperti ini" ungkap Sopir yang enggan menyebutkan namanya.Ditanya tentang keberaniannya membawa minyak ilegal, sopir tersebut mengakui bahwa pihaknya sudah melakukan penyetoran kepada pos lantas dengan dibayar setiap bulannya.
"Bos kami sudah berkoordinasi dengan pos lantas. Kalau Polsek setau saya tidak ada" katanya mengejutkan, seraya mengulurkan uang Rp 150 kesalah satu jurnalis
Sambung Sopir ini "dibayar ke Pos itu setiap bulan pak, kalau ngemil tiap lewat bayar 50 ribu" katanya.
Selama kurang lebih satu jam sopir ini beristirahat disalah satu rumah makan di Batang Asam, lalu mereka melanjutkan perjalanan menuju Riau.
Editor : Investigasi Mabes