InvestigasiMabes.com | Saumlaki - Oknum anggota POM AL Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar Provinsi Maluku Pelda. Denys Iriawan yang namanya disebut dalam pemberitaan media ini beberapa waktu lalu perihal BBM ilegal meresahkan awak media ini.
Pelda. Denys Iriawan yang kala itu namanya disebutkan sontak membuat dirinya seolah panik dan berupaya menghubungi awak media ini baik melalui telepon genggam berulang kali maupun mendatangi kediaman dan mengetuk pintu rumah masing-masing krew diwaktu subuh dimana para kuli pena itu masih terlelap dengan maksud memohon bantuan (para krew-red) agar namanya di wipe.
Alhasil dengan pertimbangan rasa kekerabatan dan kemanusiaan maka kedatangan Pelda. Denys Iriawan mendapat sambutan positif dan harapannya terkabulkan.
Tidak tahu berterima kasih, sudah dibantu malah memfitnah. Kepada pihak lain Pelda. Denys Iriawan mengaku bahwa dirinya telah diancam awak media ini dengan meminta sejumlah uang kepada dirinya.
Pelda. Denys Iriawan yang langsung dihubungi awak media ini Minggu, 14/4/2024 pukul. 16.59 wit guna dimintai klarifikasinya mengelak dan menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah mengatakan apapun kepada siapapun.
Peristiwa yang sesungguhnya adalah bahwa setelah Pelda. Denys Iriawan dibantu oleh para awak media ini, selanjutnya para awak media ini menghubunginya dan menyampaikan hasil kordinasi mereka atas permohonan dirinya melalui sambungan selulernya.Kemudian karena memiliki hubungan kekerabatan dengan para awak media ini, maka para awak media ini sambil berkelakar dengan dirinya (Pelda. Denys Iriawan-red) dan menyampaikan bahwa; "ipar, tamang-tamang (kawan-kawan) sudah bantu ipar jadi ipar tolong mengerti dong (mereka) mungkin sekedar beli rokok saja".
Pelda. Denys Iriawan pun menjawab dengan bertanya; "berapa ipar ?", para awak media itupun tetap sambil berkelakar dengan dirinya dan menjawab pertanyaannya; "terserah ipar saja to".
Kelakar para awak media dengan Pelda. Denys Iriawan itupun sebatas kelakar tak berwujud karena kedua belah pihak benar-benar hanya berkelakar tanpa disertai suatu keseriusan.
Tanpa diketahui para awak media ini, Pelda. Denys Iriawan justru menyampaikan kepada pihak lain bahwa dirinya telah diancam dan dimintai sejumlah uang. Dirinya (Pelda. Denys Iriawan-red) akhirnya beralibi tidak menyampaikan apapun kepada siapapun ketika dihubungi awak media ini guna menanyakan perihal di atas. (IM. Tim).
Editor : Investigasi Mabes