Temuan BPK pada Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKPP Riau

Foto Investigasi Mabes
Temuan BPK pada Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKPP Riau
Temuan BPK pada Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKPP Riau

9. Pekerjaan Fisik Pengembangan Kawasan Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau dilaksanakan oleh PT BJM berdasarkan Surat Perjanjian Kerja Konstruksi Harga Satuan Nomor 645.8/PUPRPKPP/CK/KONTRAKFsk.Peng.Kws.Annur/05 tanggal 20 Juli 2022 sebesar Rp.40.724.478972,13 dan Adendum kelima Nomor 645.8/PUPRPKPP/CK/ADD.V-Fsk.Peng.Kws.Annur/05.E tanggal 29 Maret 2023 Sehingga nilai kontrak menjadi Rp.42.915.600.000,00, serta pemberian kesempatan penyelesaian pekerjaan selama 90 hari kalender s.d. 28 Maret 2023, terjadi putus kontrak dengan progres 93,54%. 

Terdapat kekurangan volume pada pekerjaan landscape, gerbang masuk 1, gerbang masuk 2, tempat wudhu, pos jaga, dan mekanikal dan elektrikal yang belum dilaksanakan. 

Terdapat item pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak tanpa persetujuan dari Pejabat Penandatangan Kontrak senilai Rp.4.740.000.000,00 dengan rincian :* Motor Listrik Merek Groundfos (Produk Eropa) namun dipasang Merek Aero Elektrik (Produk Asia).

* Gear Box Merek Groundfos (Produk Eropa) namun dipasang Merek Transmax (Produk China).* Ball Screwdan Nut Merek THK (Produk Jepang) namun dipasang Merek Hiwin (Produk Taiwan).

* Item pekerjaan pemasangan sensor angin, sensor hujan, sensor cahaya yang sudah diakui sebagai progres pekerjaan namun belum terpasang senilai Rp.33.000.000,00.* Diketahui masih terdapat klaim Jaminan Pelaksanaan sebesar Rp.2.036.224.000,00 dan nilai jaminan pelaksanaan yang harus disetorkan ke Kas Daerah sebesar Rp.2.145.780.051,39 dan Denda keterlambatan selama 93 hari kalender sebesar Rp.3.595.636.020,63 yang harus disetorkan ke Kas Daerah.

 Kepala Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau M. Arief Setiawan beberapa kali didatangi kekantornya untuk konfirmasi tidak berhasil ditemui, ketika dikirimkan pesan via WhatsApp juga tidak ada balasan.

 Kabid Cipta Karya Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau Thomas Larfo Dimeira ketika didatangi kekantornya juga tidak ada ditempat, menurut Security yang berjaga di pintu ruangannya mengatakan bahwa bapak jarang masuk ke kantor, kalau mau ketemu bapak buat janjian dulu baru bisa ketemu ungkapnya. (Ef)

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini