InvestigasiMabes.com | Labura Sumut, 18 Agustus 2024 - Polres Labuhanbatu bergerak cepat mengevakuasi korban insiden sambaran petir di Lapangan Sepak Bola Afdeling I Perkebunan MEP Desa Perkebunan Ajamu Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara. Sabtu, (17/8/2024) sekira pukul 15.30 Wib.
Akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia dan tiga temannya dilarikan kerumah sakit korban yang meninggal dunia S br Silalahi (47), seorang wanita warga Dusun XIII, Desa Perkebunan Ajamu. Menurut informasi yang diperoleh, S tidak mengalami luka fisik namun dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Tiga korban lainnya, yakni EL (49), R (23), dan N (45), mengalami luka bakar, sakit di dada, pusing, dan muntah-muntah. Ketiganya telah dirujuk ke RSUD Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Kapolsek Panai Tengah AKP Basyaruddin Siregar membenarkan kejadian ini, Beliau menjelaskan Peristiwa tragis ini berawal ketika karyawan PTPN IV Kebun MEP mengadakan upacara peringatan HUT RI ke-79 di lapangan tersebut, yang dilanjutkan dengan berbagai perlombaan hingga pukul 15.00 WIB. Namun, kegiatan perlombaan terpaksa dihentikan karena hujan deras disertai petir. Korban yang berteduh di bawah pohon mahoni di pinggir lapangan menjadi sasaran sambaran petir, mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.
Setelah kejadian, personel Polsek Panai Tengah Polres Labuhanbatu yang terdiri dari IPTU D. Siregar (Pawas), AIPTU Jupriadi (Bhabinkamtibmas), dan BRIPKA Lomo Galingging segera menuju tempat kejadian untuk melakukan pengecekan, pencatatan saksi, dan dokumentasi. Mereka juga membantu mengevakuasi para korban ke Puskesmas Negeri Lama sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Rantauprapat.Saat ini, jenazah Korban telah dibawa kembali ke rumah duka di Dusun XIII, Desa Perkebunan Ajamu, sementara tiga korban yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif. Polres Labuhanbatu akan terus memantau perkembangan kondisi para korban dan melaporkan situasi kepada atasan terkait.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Syafrudin menyatakan turut berduka atas kejadian tersebut "Kami sangat berduka atas kejadian tragis yang menimpa warga Desa Perkebunan Ajamu, Kecamatan Panai Hulu, pada hari Sabtu, 17 Agustus 2024. Kejadian sambaran petir yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka merupakan sebuah musibah yang tidak kita duga" ujarnya.
(G.Tambunan)
Editor : Investigasi Mabes