Pesawat C919 adalah pesawat jet liner utama pertama yang dikembangkan oleh Cina secara mandiri. Comac menjelaskan, pesawat ini dirancang dengan standar keselamatan internasional dan memiliki hak kekayaan intelektual yang mandiri.
Pesawat ini dapat menampung sekitar 158 hingga 174 penumpang dan dapat terbang sejauh sekitar 4.075 hingga 5.555 kilometer. Pesawat ini pertama kali diluncurkan pada 2 November 2015.
Pesawat Armada C919 melakukan perjalanan uji coba pertamanya pada 5 Mei 2017 dan mulai melakukan penerbangan komersial secara resmi pada 28 Mei 2023.
Comac menulis, pesawat ini telah menerima Sertifikat Jenis dari Administrator Penerbangan Sipil Cina (CAAC) pada 29 September 2022.
Dengan demikian, menyifatkan C919 sebagai 'produk buatan Cina' bisa dimusuhi oleh pembuatnya, kirim laporan Financial Times. Sebagian besar komponen pesawat ini dibuat bukan di Cina. Selain Cina, ada juga komponen dari Amerika Serikat, Jerman, dan Perancis yang melekat di C919.
Pembagian produksi komponen pesawat:
Editor : Investigasi Mabes