InvestigasiMabes.com | Kangean, Sumenep – Cuaca hujan tidak menghalangi semangat mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al-Hidayah (STIKA Al-Hidayah) yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di wilayah Kangean. Aksi sosial ini dipimpin oleh Ketua BEM, Zaenal Arifin, yang bersama timnya turun langsung untuk membersihkan lingkungan sebagai bagian dari kampanye peduli kebersihan dan pelestarian alam.
Dengan penuh semangat, meskipun kondisi hujan, para peserta tetap antusias menjalankan kegiatan. Mereka membawa spanduk berisi pesan inspiratif:"Jalani hidup lebih bersih, jadikan bumi lebih hijau, jangan buang sampah sembarangan. Sampah bukan warisan untuk anak cucu kita."
Ketua BEM, Zaenal Arifin, menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. "Kami ingin mengajak semua pihak untuk bergerak bersama menjaga bumi kita. Bersama DLH, kami memulai langkah kecil ini dengan harapan bisa menciptakan dampak besar," jelas Zaenal.
Kepala DLH Kangean yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa STIKA Al-Hidayah. "Kolaborasi dengan BEM ini sangat positif. Sinergi antara pemerintah dan generasi muda seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan lingkungan kita."
Zaenal Arifin juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang tetap berkomitmen meskipun hujan deras. "Semangat mereka luar biasa. Kami membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus terus berjalan di segala situasi," tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat Kangean dan sekitarnya untuk semakin peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. STIKA Al-Hidayah bersama DLH berkomitmen untuk terus mendorong program serupa di masa depan demi lingkungan yang lebih hijau dan sehat.#BEMStikaAlHidayah #DLHKangean #BaktiSosial #JagaLingkungan
---
Semoga revisi ini sesuai dengan kebutuhan! Silakan sampaikan jika ada tambahanatau perubahan lainnya.
Editor : Investigasi Mabes