JAKARTA, Laksamana.id - Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya merupakan salah seorang Perwira Tinggi (Pati) yang dipindahkan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Novi Helmy dipindahkan dari posisi sebagai Danjen Akademi TNI ke peran sebagai Staf Khusus Panglima TNI.
Perubahan tersebut dicatatkan dalam Keputusan Panglima TNI No.Kep/333/III/2025 yang dikeluarkan pada 14 Maret 2025, terkait dengan pemutusan hubungan kerja serta penunjukan kembali untuk posisi di lingkungan militer TNI.
Dijabarkan mutasi posisi yang dihadapi oleh Novi Helmy dalam konteks tugas barunya sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum ( Dirut Perum ) Bulog.
"Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, sebelumnya menjabat sebagai Danjen Akademi TNI dan kini telah dipindah tugaskan menjadi Staf Khusus Panglima TNI (untuk penempatan sebagai Direktur Utama Perum Bulog)," seperti disebutkan dalam informasi dari situs web resmi TNI pada hari Senin, 17 Maret 2025.
Berikut adalah informasinya, selain Novi Helmy, Panglima TNI juga menerapkan mutasi dan rotasi bagi sejumlah perwira tinggi (pangkat Kolonel Dua atau lebih) yang berasal dari ketiganya matra Tentara Nasional Indonesia.
"Perputaran dan pindah tugas ini sudah diumumkan oleh Panglima TNI, meliputi 86 perwira tingkat lanjut (pangkat pati) yang terdiri dari 53 Pati TNI AD, 12 Pati TNI AL, serta 21 Pati TNI AU," ujar Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto pada hari Minggu, tanggal 16 Maret 2025.
Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, Mayjen Novi Helmy menarik perhatian dalam beberapa hari terakhir setelah diangkat sebagai Direktur Utama Bulog.
Sebab itu, penunjukkan tersebut terjadi ketika Novi Helmy masih bertugas aktif di TNI dan menjabat sebagai Danjen Akademi TNI.
Editor : Investigasi Mabes