Rakyat Dikorbankan, Elit Berfoya: Mobil Mewah Dibeli, Defisit Jadi Dalih

Foto Investigasi Mabes
Rakyat Dikorbankan, Elit Berfoya: Mobil Mewah Dibeli, Defisit Jadi Dalih
Rakyat Dikorbankan, Elit Berfoya: Mobil Mewah Dibeli, Defisit Jadi Dalih

InvestigasiMabes.com | Pekanbaru -  Ketika masyarakat Pekanbaru dihimpit kesulitan ekonomi dan pembangunan terseok karena defisit, elit-elit pemerintahan malah asyik menghambur-hamburkan uang rakyat. Tak hanya DPRD yang bermewah-mewah, Pemko Pekanbaru pun ikut berpesta. Sebanyak Rp1,75 miliar dari APBD dihamburkan demi mobil mewah, seolah kondisi keuangan daerah bukan masalah. 

Total pemborosan anggaran untuk kendaraan dinas mewah mencapai lebih dari Rp5,3 miliar. Di DPRD, empat pimpinan dewan — Muhammad Isa Lahamid (PKS), Tengku Azwendi Fajri (Demokrat), Andry Saputra (Gerindra), dan Muhammad Dikky Suryadi (PDI-P) — masing-masing mendapatkan jatah mobil kelas atas: tiga unit Honda All New Accord RS e:HEV dan satu Honda New CR-V RS e:HEV. Sementara Pemko tak kalah ambisius membeli kendaraan baru senilai Rp1,75 miliar. 

Semuanya dibungkus rapi dalam dalih “pengadaan rutin” — di saat rakyat diminta bersabar karena anggaran defisit. 

Ini bukan sekadar ironi, ini penghinaan terhadap nalar publik. Bagaimana bisa pembelian mobil mewah jadi prioritas, ketika jalan rusak tak diperbaiki, bantuan sosial tersendat, dan fasilitas umum memprihatinkan? 

Pekanbaru sedang tidak baik-baik saja. Tapi elitnya malah sibuk membungkus kemewahan dengan uang rakyat. Saat rakyat dikorbankan atas nama defisit, para penguasa lokal justru berlomba naik kelas dalam urusan gaya hidup.***Tim

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini