Perbedaan Antara Aki Mobil dengan Sistem Idle Stop dan Aki Konvensional

Foto Investigasi Mabes
Perbedaan Antara Aki Mobil dengan Sistem Idle Stop dan Aki Konvensional
Perbedaan Antara Aki Mobil dengan Sistem Idle Stop dan Aki Konvensional
Berikut Adalah Bedanya Antara Akumulator Untuk Sistem Idle Stop Pada Mobil dan Akumulator Standar untuk Mobil

Berikut Adalah Bedanya Antara Aki Untuk Mobil dengan Sistem Idle Stop dan Aki untuk Mobil Konvensional

Perangkat yang dapat padam saat berhenti kemudian segera hidup lagi ketika kendaraan akan maju memerlukan aki khusus untuk dihidupkan.

investigasimabes.com/ Tips & Trick

Radityo Herdianto 11 April, 10:03 AM 11 April, 10:03 AM

investigasimabes.com - Sebagian kendaraan modern dilengkapi dengan sistem idle stop.

Mesin yang bisa mematikan dirinya secara otomatis saat berhenti dan segera hidup lagi ketika pengemudi menekan pedal gas agar mobil maju, mengharuskannya dihidrasi menggunakan aki khusus.

Oleh karena menggunakan jenis aki tertentu, terdapat perbedaan antara aki mobil idle stop dan aki standar.

"Bagi kendaraan yang dilengkapi dengan fitur itu sebenarnya sangat memerlukan baterai tipe idle start-stop," jelas David Wibawa. Asisten Pemasaran Penjualan dan Pembelian PT Yuasa Battery Indonesia terhadapnya investigasimabes.com belum lama.

Perbedaannya terletak pada kebutuhan CCA (Crank Cold Ampere).

Aki dengan fitur idle stop memiliki nilai CCA yang lebih tinggi dibandingkan aki biasa.

"Tujuannya adalah agar starter mesin dapat dipertahankan dalam kondisi baik saat hidup-mati berlangsung secara berturut-turut," jelas David.

Dari kadar CCA yang tinggi terdapat variasi struktural pada baterai.

Aki dengan sistem idle stop memiliki plat yang lebih tebal.

"Dengan ukuran yang sama, plat sel baterai untuk sistem idle stop terlihat lebih tebal," jelas David.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini